CLOSE AD
MARKET DATA

Prabowo Akan Bagi-bagi 62.000 Rumah Subsidi di Batang, Ini Tanggalnya

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
24 July 2026 13:45
Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga hunian rumah masih menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga hunian rumah hunian masih menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - BP Tapera menyelenggarakan kegiatan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan Serah Terima Kunci serta Akad KUR Perumahan sebesar Rp880 Miliar. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2026 mendatang di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Akad massal KPR Subsidi akan melibatkan sebanyak 62.000 calon debitur KPR Sejahtera FLPP yang tersebar lebih dari 100 titik di 36 Provinsi dan melibatkan 36 bank penyalur mitra kerja BP Tapera. Dari 62.000 calon debitur tersebut, sebanyak 200 calon debitur dihadirkan secara langsung di lokasi untuk melakukan akad, sedangkan 61.800 hadir secara daring / online Debitur yang hadir secara langsung berasal dari 10 bank mitra kerja penyalur FLPP, yaitu BTN, BSN, BNI, Mandiri, BSI, BPD BJB, BPD Jateng, BPD Jateng Syariah, dan BPD DIY.

Sedangkan pada akad massal KUR Perumahan, total peserta akad sebanyak 7 100 debitur dengan rincian sisi permintaan (demand) sebanyak 6.873 debitur dan sisi penyedia (supply) sebanyak 227 debitur Dari jumlah tersebut, dihadirkan secara langsung sebanyak 200 debitur untuk melakukan akad.

Dari masing-masing kategori peserta akad tersebut, sebanyak 10 peserta dari tiap KPR Subsidi maupun KUR Perumahan akan menerima kunci secara simbolis dari Presiden Calon debitur KPR Subisidi yang menerima simbolis berasal dari berbagai macam profesi, baik yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap (nonfix income) yaitu dengan profesi Pengemudi Ojek Online, Pemuka Agama, Asisten Rumah Tangga, Guru, Perawat, Anggota TNI & Polri, hingga Penjual Jamu. Sedangkan Penerima manfaat pada KUR Perumahan berasal dari perseorangan maupun kalangan usaha.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho (tengah) dalam konferensi pers BP Tapera, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho (tengah) dalam konferensi pers BP Tapera, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

"Kami terus berkoordinasi dengan Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) selaku Ketua Komite kami serta tim Kepresidenan RI. Dukungan penuh juga mengalir darı pihak pemerintah daerah setempat, serta para mitra kerja kami, yaitu Bank Penyalur serta para Asosiasi Pengembang Perumahan," kata Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam konferensi pers BP Tapera, Jumat (24/7/2026).

Lebih lanjut Heru juga menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap sektor pembiayaan perumahan ini sangat besar, hal tersebut terbukti dari dua kegiatan sebelumnya juga turut dihadiri oleh Presiden RI. Kegiatan akad massal sebelumnya pernah diselenggarakan di Cileungsi, Jawa Barat sebanyak 26.000 unit pada tanggal 29 September 2025 dan akad massal di Serang, Banten sebanyak 50.030 pada tanggal 20 Desember 2025

"Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah menaruh perhatian dalam menyediakan hunian pertama bagi masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah," pungkas Heru.

(fys/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Mau Gratiskan SHM, Tak Semua Warga RI Dapat-Ini Syaratnya


Most Popular
Features