CLOSE AD
MARKET DATA

Prabowo Blak-blakan Bilang "Londo Ireng" Masih Ada di Indonesia

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
24 July 2026 06:05
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Puncak Harlah ke-28 yang di gelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/ DPP PKB)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Puncak Harlah ke-28 yang digelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/ DPP PKB)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyebut masih ada pihak-pihak di Indonesia yang dinilai mengabdi kepada kepentingan bangsa lain. Dia menyebut kelompok itu "londo ireng".

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026).



Awalnya Prabowo menyinggung pemberitaan yang menurutnya hanya menyoroti sisi negatif kinerja pemerintah, khususnya dalam program perbaikan sekolah.

"Ada juga media-media yang iya kan, walaupun kita sudah perbaiki 67.000 sekolah, dia cari sekolah yang belum diperbaiki," katanya.

Menurutnya, media itu sengaja menampilkan sekolah yang belum direnovasi di halaman depan untuk membangun persepsi negatif.

"Dia foto besar, taruh di halaman pertama. Aduh... dia kira kita enggak ngerti, eh? Saya enggak sebutlah media mana itu. Kalau saya sebut ya pada saatnya akan saya sebut. Kalian sudah tahulah itu. Kita negara demokrasi, kita tidak anti kritik, tapi kita bukan anak kecil," tuturnya.

Prabowo mengatakan, pemerintah tidak anti kritik. Namun menurutnya, ada segelintir orang yang senang mengabdi pada bangsa lain. Bukan terhadap kepentingan nasional. Dia menyebut mereka londo ireng.

"Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu kita sebut Londo Ireng. Iya, yang ikut Belanda perang lawan kita, Londo-Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain kan," katanya.

"Wartawan, jurnalis, apa itu, pengamat, LSM harus kita tanya, yang gaji lu siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphonemu siapa? Cari pekerjaan susah, kita tahu kan?" tambahnya.

Prabowo juga menyinggung ada kampanye besar menggoyang bangsa. Meskipun menurutnya ramalan itu tidak pernah terbukti.

"Jadi saudara-saudara, kita paham ada kampanye besar untuk kita goyah. Indonesia akan collapse, bulan April akan collapse. Eh, April lewat enggak collapse. Bulan Mei akan collapse, bulan Mei lewat enggak collapse. Bulan Juni akan collapse, bulan Juli akan collapse. Tiap bulan akan collapse," tuturnya.

(miq/miq) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa-Dewa


Most Popular
Features