MARKET DATA

Kepala BKN Sebut PNS Perlu Ditambah: Berkurang 410 Ribu 5 Tahun

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
16 July 2026 09:40
Kepala Badan Kepegawaian Negara, Prof. Zudan saat Rapat Kerja bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Jakarta. (Dok. Humas BKN)
Foto: (Dok. Humas BKN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan, jumlah pegawai negeri sipil (PNS) terus mengalami penyusutan dalam lima tahun terakhir, berbanding terbalik dengan jumlah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang bertambah drastis.

Tren ini lah yang membuat dirinya merasa pemerintah perlu melakukan penambahan kembali jumlah PNS.

"Ini perlu kita menambah jumlah PNS kita karena pertumbuhan PNS kita minus growth," kata Zudan saat rapat kerja dengan Komisi II DPR, dikutip Kamis (16/7/2026).

Zudan mengatakan, jumlah PNS di Indonesia kini hanya sebanyak 3.480.108 orang, menyusut sekitar 410.000 orang dibanding data per 2022 yang sebanyak 3.890.579 orang.

Berbanding terbalik dengan formasi PPPK yang pada 2022 hanya sebanyak 363.934 menjadi 2.076.163 orang. Itu pun belum termasuk PPPK paruh waktu yang kini mencapai 1.220.600 orang dari sebelumnya baru diperkenalkan dalam formasi ASN pada 2025 yang sebanyak 947.421 orang.

Peningkatan jumlah PPPK ini lah yang kata dia membuat total keseluruhan aparatur sipil negara (ASN) menjadi 6.776.871 orang per 1 Juli 2026 dari catatan pada 2022 hanya sebanyak 4.254.579 orang.

"Yang harus kita cermati adalah tren penurunan PNS, lima tahun terkahir PNS kita berkurang 410 ribu, PPPK meningkat sangat pesat," tegas Zudan.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kepala BKN Buka-bukaan: 128 ASN Dipecat Akibat Bolos Kerja!


Most Popular
Features