Video

Video: Perang Ubah Arah Perdagangan Global, Ini Respons Pemerintah RI

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
14 July 2026 14:04

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah gejolak geopolitik global dan perang tarif dagang, pemerintah RI disebut Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian RI, Edi Prio Pambudi melihat adanya pergeseran fundamental perdagangan global menuju ke arah 'economy security' sehingga mendorong setiap negara untuk mengamankan kepentingan nasional.

Menghadapi kondisi ini, pemerintah mencari peluang dalam 'economy security', menetapkan strategi dalam penetapan tarif dagang hingga penguatan perdagangan regional termasuk kerjasama bilateral. Pemerintah juga terus memperkuat pengelolaan risiko dalam kerjasama perdagangan dengan negara mitra.

Pemerintah juga kerjasama dengan pelaku usaha dalam mengimplementasikan setiap perjanjian dagang guna mempercepat implementasi kerjasama dagang dan menggerakkan ekonomi RI. Salah satu bentuk perjanjian dagang yang menjadi perhatian pemerintah adalah IEU-CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement) yang merupakan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa dengan standar perjanjian tinggi.

Setiap kesepakatan dagang didorong untuk meningkatkan standar Indonesia yang penting dalam memperkuat akses pasar bagi Indonesia. Pemerintah RI juga terus melihat memperhatikan penetapan tarif dagang dari negara mitra yang diarahkan agar tidak mudah berubah untuk memberikan kepastian tarif bagi pelaku usaha.

Saat ini pasar ekspor bernilai tinggi bagi Indonesia adalah Uni Eropa, Amerika Serikat yang memiliki penyerapan besar serta pasar regional yang penting bagi penguatan rantai pasok dan pasar non-tradisional yang berpotensi menjadi menyerap produk RI.

Seperti apa arah kerjasama dagang RI hadapi ketidakpastian global? Selengkapnya simak dialog Serliana dengan Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian RI, Edi Prio Pambudi dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 14/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...