Dahsyat! Ekonomi Daerah Ini Meledak karena IKN
Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dalam kurun waktu 2022-2024, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut rata-rata 19,9%.
Pada 2022, pertumbuhan ekonomi Penajam Paser Utara sebesar 14,49%. Sedangkan di 2023 dan 2024 masing-masing 29,85% dan 30,68%. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur juga lebih tinggi sebesar 3,7% dibanding provinsi lain di Pulau Kalimantan.
Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan IKN perlu dibaca dari kemampuan pembangunan tersebut menggerakkan ekonomi wilayah dan memberi manfaat bagi masyarakat.
"Keberhasilan IKN diukur bukan hanya jumlah gedung, tetapi dampak ekonomi, seberapa besar ekonomi itu tumbuh, dan bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat," ujar Mia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7/2026).
Kajian tersebut menunjukkan bahwa dampak ekonomi awal IKN paling kuat terkonsentrasi di PPU sebagai wilayah inti pembangunan. Pertumbuhan di wilayah ini terutama didorong oleh belanja pemerintah dan lonjakan investasi, dengan sektor konstruksi menjadi salah satu penggerak utama struktur PDRB setelah pembangunan IKN berjalan.
Plaza Seremoni Ibu Kota Nusantara berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih penghargaan Honour Award pada ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026 untuk kategori Landscape Design Award (Professional Category). (Dok: Otorita IKN) Foto: (Dok: Otorita IKN) |
Dampak pembangunan juga mulai mengalir ke wilayah sekitar melalui kebutuhan barang dan jasa, logistik, akomodasi, transportasi, perdagangan, serta sektor pendukung lainnya. Aktivitas pembangunan Kawasan Nusantara mulai membentuk keterkaitan ekonomi dengan daerah penyangga di Kalimantan Timur, tidak hanya bertumpu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Pada periode pembangunan IKN Tahap II ke depan, dampak ekonomi diperkirakan akan semakin meningkat. Tambahan PDRB diproyeksikan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Kabupaten Penajam Paser Utara maupun Provinsi Kalimantan Timur, dengan dampak positif yang berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah tersebut.
Proyeksi tersebut menjadi penting di tengah dinamika geopolitik global dan kebutuhan Kalimantan Timur untuk memperkuat transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif menuju sektor yang lebih produktif dan bernilai tambah. Oleh karena itu, dampak pembangunan IKN perlu dikelola dari aktivitas konstruksi menuju penguatan rantai pasok lokal, kapasitas tenaga kerja, serta keterlibatan pelaku usaha daerah. serta pengembangan sektor lainnya.
Arah pengelolaan tersebut sejalan dengan konsep pengembangan melalui Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) untuk memperluas dampak pembangunan IKN dalam jangka panjang. Melalui keterkaitan IKN, Balikpapan, Samarinda, dan wilayah sekitar, pembangunan Nusantara diarahkan sebagai pusat pertumbuhan baru yang mendorong ekonomi Kalimantan Timur bergerak menuju sektor yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.
(wur/wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
