Jet Tempur NATO Tiba-Tiba Cegat Pesawat Cathay Pacific
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Penerbangan Sipil Hong Kong (CAD) menyatakan keprihatinan serius atas insiden yang melibatkan pesawat Cathay Pacific rute Hong Kong-London pada 4 Juli. Pesawat tersebut sempat dicegat dua jet tempur NATO milik Hungaria setelah kehilangan komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara saat melintas di wilayah udara Rumania.
Cathay Pacific mengonfirmasi insiden tersebut terjadi pada Penerbangan CX257 yang menuju Bandara Heathrow, London. Maskapai menjelaskan pesawat mengalami "kehilangan komunikasi sementara" dengan kontrol lalu lintas udara setempat, sehingga otoritas terkait melakukan pencegatan sesuai prosedur internasional.
"Terjadi pencegatan selanjutnya oleh pihak berwenang sesuai dengan protokol yang diakui secara internasional," kata Cathay dalam keterangan resminya, seperti dikutip Channel News Asia (CNA), Kamis (9/7/2026).
Maskapai menegaskan komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara berhasil dipulihkan dalam waktu singkat. Akhirnya, penerbangan tetap dilanjutkan hingga mendarat di London sesuai jadwal.
"Penerbangan tersebut selalu mengikuti rute yang telah disetujui, dan keselamatan pesawat atau penumpang tidak pernah terancam," ujar Cathay menyebut awak pesawat langsung melaporkan insiden tersebut dan penyelidikan masih berlangsung.
CAD membenarkan telah menerima laporan awal dari Cathay Pacific terkait insiden tersebut. Regulator penerbangan Hong Kong menyatakan telah menindaklanjuti kasus itu sesuai prosedur yang berlaku dan meminta maskapai menyerahkan laporan investigasi lengkap dalam waktu satu minggu.
"CAD menyatakan keprihatinan serius atas insiden tersebut dan telah menindaklanjuti dengan maskapai sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan," kata departemen tersebut.
Insiden ini pertama kali diungkap Menteri Pertahanan (Menhan) Hungaria, Romulusz Ruszin-Szendi, melalui unggahan di Facebook. Ia mengatakan dua jet tempur Hungaria diterbangkan dalam misi siaga reaksi cepat NATO setelah pesawat Airbus A350 yang mengoperasikan penerbangan Hong Kong-London gagal menjalin komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara sipil Rumania saat masih berada di wilayah udara negara tersebut.
Menurut Ruszin-Szendi, dua jet tempur lepas landas dari Pangkalan Udara Kecskemét, sekitar 86 kilometer di tenggara Budapest, pada pukul 13.51 waktu setempat. Pilot jet tempur kemudian memberikan sinyal visual kepada awak pesawat Cathay Pacific.
"Setelah itu, pesawat tersebut menjalin komunikasi dengan pengontrol lalu lintas udara," ujar Ruszin-Szendi.
Sebagai informasi, NATO mengoperasikan sistem Quick Reaction Alert (QRA) sepanjang tahun untuk mencegat pesawat yang tidak dikenal, tidak memiliki izin, atau mengalami gangguan saat mendekati wilayah udara Eropa. Baik Rumania maupun Hungaria merupakan anggota NATO yang beranggotakan 32 negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada.
(tfa/sef) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]