MARKET DATA

PLN Siapkan Rp7 Triliun Lebih untuk Sambungkan Listrik ke Ribuan Desa

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
02 July 2026 18:50
Petugas PLN melakukan penggantian material jaringan listrik untuk meningkatkan layanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di Desa Sebotok, Sumbawa. (Dok: PT PLN (Persero)
Foto: Petugas PLN melakukan penggantian material jaringan listrik untuk meningkatkan layanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di Desa Sebotok, Sumbawa. (Dok: PT PLN (Persero)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) menyiapkan anggaran lebih dari Rp7 triliun untuk melanjutkan pembangunan listrik desa sepanjang 2026. Adapun, hingga 2029 perusahaan menargetkan penyambungan listrik ke sekitar 5.700 desa di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan, pada 2025 PLN mendapat penugasan membangun jaringan listrik di 1.516 lokasi dengan anggaran Rp3,6 triliun. Hingga 27 Juni 2026, pembangunan telah rampung di 1.433 lokasi, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian.

"Khusus untuk 2025 dan juga keberlanjutannya pada tahun 2026. Di tahun anggaran 2025, pembangunan listrik desa di 1.516 lokasi. Dan ini sampai tanggal 27 Juni sudah selesai di 1.433 lokasi. Ini sedang dalam proses penyelesaian dengan program anggaran Rp3,6 triliun," tutur Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7/2026).

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2026, program dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup pembangunan di 1.520 lokasi dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp4,15 triliun. Selanjutnya, tahap kedua 2026 akan dilaksanakan di 1.272 lokasi dengan anggaran Rp3,36 triliun.

"Kemudian di tahun anggaran 2026 tahap 1 ada di 1.520 lokasi dengan anggaran Rp4,15 triliun. Ditambah tahun anggaran 2026 tahap 2 yaitu di 1.272 lokasi dengan anggaran Rp3,36 triliun," kata Darmawan.

Sebagaimana diketahui, PLN menargetkan penyambungan listrik ke sekitar 5.700 desa di seluruh Indonesia hingga 2029 sebagai bagian dari pelaksanaan Program Listrik Desa. Program tersebut dijalankan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 316 Tahun 2025 dengan sasaran memperluas akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani.

(ven/wia) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Sudah Berapa Koperasi Desa Merah Putih Terbangun 100%? Ini Kata Zulhas


Most Popular
Features