MARKET DATA
Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan, Iran Beri Pesan Khusus ke AS-Israel

tfa,  CNBC Indonesia
02 July 2026 21:58
Rakyat Iran menghadiri upacara peringatan 40 hari sejak mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Israel dan AS, di Teheran, Iran, Kamis (9/4/20926). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Foto: Rakyat Iran menghadiri upacara peringatan 40 hari sejak mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Israel dan AS, di Teheran, Iran, Kamis (9/4/20926). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel agar tidak melancarkan serangan selama rangkaian prosesi pemakaman kenegaraan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Teheran menegaskan setiap bentuk agresi akan dibalas dengan respons militer yang tegas.

"Kami memperingatkan musuh-musuh Iran, terutama AS dan rezim Zionis [Israel], untuk menghindari kesalahan perhitungan dan memikirkan pembalasan keras yang akan dilakukan angkatan bersenjata kami terhadap setiap ancaman dan agresi terhadap negara kami," kata Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi, dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, Kamis (2/7/2026).

Prosesi pemakaman Khamenei dijadwalkan dimulai pada 4 Juli di Teheran. Setelah itu, rangkaian penghormatan akan berlanjut hingga 9 Juli sebelum jenazah dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad. Sejumlah upacara tambahan juga akan digelar di Qom dan Irak selama periode tersebut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga telah menyampaikan peringatan serupa. Ia menegaskan Teheran akan memberikan respons yang cepat dan kuat terhadap setiap ancaman yang menyasar rakyat maupun kepemimpinan Iran.

Pernyataan Araqchi muncul setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz disebut menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran saat ini, Mojtaba Khamenei, menjadi "target untuk dibunuh". Menurut Araqchi, ancaman tersebut hanya akan memperbesar risiko eskalasi konflik di kawasan.

"Teheran akan memberikan respons segera dan kuat terhadap setiap ancaman terhadap rakyat atau kepemimpinannya," tegas Araqchi dalam pernyataannya pada Rabu, seperti dikutip Reuters.

Di tengah meningkatnya ketegangan, media Iran melaporkan bahwa pemerintah memperketat pengamanan menjelang prosesi pemakaman. Aparat keamanan disiagakan di sejumlah lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan penghormatan terakhir bagi Khamenei.

Selain itu, Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran mengumumkan pembatasan sementara wilayah udara di beberapa kota, termasuk Teheran dan Mashhad, mulai diberlakukan selama rangkaian prosesi berlangsung. Langkah tersebut diambil untuk memperkuat keamanan di tengah kekhawatiran terhadap potensi ancaman dari luar negeri.

(tfa/luc) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Turki Jadi Target AS-Israel Setelah Iran? Pakar Rusia Ungkap Fakta Ini


Most Popular
Features