MARKET DATA

10 Jalan Tol Baru RI Berfungsi Nataru 2026/2027, Ini Rutenya

Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia
28 June 2026 15:45
Tol Sinaksak - Simpang Panei sepanjang 12,59 Km dibuka fungsional dan gratis saat Libur Nataru. (Dok. Hutama Karya)
Foto: Tol Sinaksak - Simpang Panei sepanjang 12,59 Km dibuka fungsional dan gratis saat Libur Nataru. (Dok. Hutama Karya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sekitar 10 ruas jalan tol baru dapat difungsikan secara sementara, selama periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Seluruh ruas tersebut diproyeksikan telah menyelesaikan pekerjaan konstruksi pada akhir 2026, sehingga dapat digunakan untuk membantu memperlancar mobilitas masyarakat saat puncak arus liburan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ni Komang Rasminiati menjelaskan, rencana pengoperasian fungsional itu disusun berdasarkan perkembangan pembangunan jalan tol yang hingga kini masih berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.

"Memang sesuai dengan progres konstruksi, sampai sekarang ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026. Dan ini dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru," ujar Komang beberapa waktu lalu, dikutip Minggu (28/6/2026).

Ia menuturkan, sejumlah ruas yang berpotensi dibuka secara fungsional tersebar di Pulau Sumatra hingga Jawa. Salah satunya adalah ruas Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra.

"Salah satunya ada ruas di Sigli Banda Aceh, Seksi 1. Kemudian juga ruas Palembang-Betung Seksi 1 dari Keramasan-Pulau Rimau," katanya.

Selain itu, BPJT juga menargetkan penyelesaian beberapa ruas tol strategis di Jawa Timur dan Jawa Barat. Di antaranya Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 3 Paiton-Besuki, serta Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi 6 Kutanegara-Sadang.

"Kemudian ruas di Jawa Timur, itu Probolinggo-Banyuwangi. Ini Seksi 3 dari Paiton-Besuki. Kemudian ruas Jakarta Cikampek II Selatan Seksi 6 Kutanegara-Sadang," lanjut dia.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus memperketat pengawasan terhadap progres pembangunan, agar target penyelesaian konstruksi pada akhir 2026 dapat tercapai.

Dengan demikian, ruas-ruas tersebut bisa digunakan secara fungsional untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama periode libur Nataru.

"Itu antara lain mungkin potensi yang kita terus akan tingkatkan pengawasannya, untuk penyelesaian konstruksinya di akhir 2026, sehingga dapat difungsionalkan untuk periode Nataru nanti," pungkasnya.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Tanjung Priok Bakal Dilewati 2 Tol Baru, Ini Rutenya


Most Popular
Features