Purbaya Bongkar Kongkalikong Restitusi Petugas Pajak, 4 Bulan Rp160 T!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan praktik kongkalingkong petugas pajak yang mempermainkan restitusi alias pengembalian lebih bayar pajak.
Ia mengatakan, permasalahan ini terlihat dari makin tingginya angka restitusi pajak dalam empat bulan pertama pada tahun ini, yakni Januari-April 2026. Nilanya mencapai Rp 160 triliun, setara dengan nilai restitusi sembilan bulan pada periode 2025.
"Kalau dikalikan sama dengan 4 bulan yang lain itu Rp 500 triliun. Tahun lalu keluarnya Rp 360 triliun, dengan angka itu enggak mungkin ada keluhan. Berarti orang pajak sendiri yang main," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Purbaya menduga, isu soal restitusi yang diperketat pada periode awal tahun sebetulnya juga dipermainkan oleh oknum petugas pajak dengan kalangan pengusaha, supaya pemerintah tidak mengganggu urusan pengembalian lebih bayar pajak itu.
"Mungkin ada sebagian yang main dengan pejabat pajak meributkan supaya restitusinya yang cepat, supaya orang pajak dapat lagi, kira-kira itu. Terus ke saya bilang restitusi itu baik, gini..gini.. karena dengan begini maka macet," ungkapnya.
"Berarti orang pajak sendiri yang main," tegas Purbaya. Jadi ditakut-takutin tuh, karena angka riilnya lebih tinggi signifikan lagi."
Menurut Purbaya, ia juga menemukan praktik pengusaha yang tidak memiliki entitas bisnis tapi tetap mendapatkan restitusi dari Ditjen Pajak. "Enggak punya bisnis minta restitusi banyak loh, saya juga heran ada yang bilang enggak bayar PPN nya tapi bisa dapat restitusi duluan, itu namanya restitusi dipercepat karena kongkalikong," paparnya.
Purbaya juga berpendapat ada praktik restitusi yang dilakukan terhadap eksportir, padahal barang ekspornya belum keluar dari daerah pabean.
"Dia belum nyetor, saya bayar, saya rugi loh, saya subsidi dia. Ada yang seperti itu, jadi orang-orang pajak jangan main-main, jangan bikin ribut di luar. Kalau ribut lagi saya periksa betulan loh," ungkap Purbaya.
(arj/arj) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]