Antrean panjang terjadi di SPBU Rostov-on-Don, Rusia, akibat kelangkaan bensin. Pasokan terganggu, beberapa wilayah bahkan kehabisan bahan bakar dan harga naik.
Puluhan kendaraan mengantre di SPBU Lukoil di Rostov-on-Don, Rusia, Selasa (23/6/2026), untuk mengisi bahan bakar di tengah kelangkaan yang terjadi di wilayah tersebut. Menurut pejabat setempat, sejumlah stasiun pengisian mengalami kekurangan bensin akibat penurunan produksi di kilang-kilang utama di tengah konflik Rusia–Ukraina. Kondisi ini membuat antrean panjang terjadi di berbagai SPBU di kota tersebut, Rusia selatan. (REUTERS/Sergey Pivovarov)
Dikutip Reuters, Menteri Pertanian regional Anna Kasyanenko mengatakan beberapa SPBU di wilayah Rostov terdampak pengurangan pasokan yang memicu antrean panjang. Seorang pengemudi kepada Reuters mengatakan ia telah mengantre sekitar satu setengah jam, sementara sebagian besar lainnya menunggu 20–30 menit. Beberapa SPBU bahkan dilaporkan kehabisan bensin sepenuhnya. (REUTERS/Sergey Pivovarov)
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Rusia, yang merupakan salah satu produsen minyak mentah terbesar di dunia. Berbagai daerah melaporkan pembatasan penjualan bahan bakar, kenaikan harga produk minyak, serta antrean panjang di SPBU akibat gangguan pasokan. (REUTERS/Sergey Pivovarov)
Media harian Vedomosti melaporkan pemerintah Rusia tengah mempertimbangkan opsi impor bahan bakar untuk meredakan gangguan pasokan bensin dan solar. Situasi ini disebut berkaitan dengan dampak serangan terhadap infrastruktur kilang minyak. (REUTERS/Sergey Pivovarov)
Presiden Vladimir Putin juga menanggapi serangan terbaru terhadap infrastruktur sipil, termasuk kilang minyak di Moskow. Ia menyebut serangan tersebut sebagai upaya untuk menggoyahkan stabilitas masyarakat, di tengah berlanjutnya ketegangan antara Russia dan Ukraine. (REUTERS/Sergey Pivovarov)