MARKET DATA
Economic Update 2026

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh Dekati 6% di 2026, Ini Alasannya

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
23 June 2026 09:05
Purbaya Bantah Rumor: Pastikan Sinergi Kemenkeu & BI Sangat Baik Jaga Rupiah
Foto: Purbaya Bantah Rumor: Pastikan Sinergi Kemenkeu & BI Sangat Baik Jaga Rupiah

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mendekati 6% pada 2026. Keyakinan tersebut tumbuh dari harapan Purbaya ketegangan geopolitik di Timur Tengah bisa berkurang, sehingga tekanan ekonomi juga bis mereda.

"Itu mah optimis banget loh itu. Kalau 5% sih pasti tahun ini mungkin saya harapkan bisa tumbuh mendekati 6%," kata Purbaya kepada CNBC Indonesia dikutip Jumat (22/6/2026).

Jika harapan ketegangan geopolitik mereda menjadi kenyataan, Purbaya mengatakan bahwa dirinya akan memiliki ruang untuk mengalokasikan anggaran untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Adanya perang di Timur Tengah membuat harga minyak dunia ikut naik, sehingga akan memengaruhi alokasi anggaran pemerintah untuk subsidi BBM yang juga berpotensi akan semakin besar.

"Saya pikir, saya harapkan nanti global economic condition sudah membaik, harga minyak dunia sudah tidak menjadikan lagi sehingga memberi ruang bagi kita untuk tumbuh lebih cepat. Karena uang yang tadi saya pakai untuk menutupi subsidi energi saya bisa alihkan ke tempat lain. " ujar Purbaya.

Sementara itu, Purbaya juga optimis pertumbuhan ekonomi di kuartal dua 2026 mendekati raihan laju 5,61% di kuartal pertama tahun ini.

Keyakinan tersebut timbul usai Purbaya melihat data pertumbuhan penjualan mobil, yang acap kali menjadi ukuran daya beli masyarakat, meningkat.

"Walaupun kemarin (pertumbuhan ekonomi kuartal satu) baru 5.6%, mungkin kuartal kedua akan melambat sedikit, tergantung datanya. Tadinya saya pikir melambat tapi ketika lihat angka penjualan mobil di bulan April kencang, mungkin nggak melambat juga," ujar Purbaya.

Untuk diketahui, Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat wholesales mobil nasional pada April 2026 mencapai 80.776 unit. Angka tersebut naik 31,8% dibandingkan Maret 2026 yang berada di level 61.271 unit.

Purbaya sendiri berujar bahwa pemerintah ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan memiliki pondasi yang kuat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% di 2029.

"Bapak Presiden ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat memberi fondasi yang lebih kuat menuju ke arah pertumbuhan 8% di 2029 nanti seperti yang selama ini dijanjikan oleh Bapak Presiden. Jadi semua arah ekonomi akan digerakkan. Arah kebijakan ekonomi akan ditujukan untuk mencapai tujuan tersebut," tutur Purbaya.

(rob/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Janji Purbaya: Tak Ada Kenaikan dan Pajak Baru di 2027


Most Popular
Features