Purbaya: Internasional Boleh Huru-Hara, Domestik Aman!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi perekonomian dalam negeri masih cukup aman, meski ketidakpastian kondisi global masih tinggi.Â
Purbaya membantah bahwa ada huru-hara di dalam negeri dan hanya terjadi secara internasional saja. Hal ini diungkapnya dalam Economic Update 2026 CNBC Indonesia.
"Ada huru-hara apa? Internasional boleh, domestik sih aman. Kalau dilihat dari sisi fundamental, ekonomi kita terjaga baik sekali," kata Purbaya dalam Economic Update 2026 CNBC Indonesia, dikutip Senin (22/6/2026).
Adapun, huru-hara yang dimaksud Purbaya adalah perang Iran dan AS yang melibatkan Israel hingga penutupan Selat Hormuz akibat ketegangan tiga pihak tersebut.
Purbaya menambahkan, ekonomi Indonesia yang cukup baik ditandai dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Mei 2026 yang hanya mencapai 0,7%.
"5 Bulan pertama defisit APBN 0,7%. Artinya kira-kira dengan angka yang sekarang, defisit ABBN kita masih amat terjaga," lanjut Purbaya.
Hal ini karena Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berhasil meningkatkan pendapatan pajak secara signifikan.
"Keberhasilannya adalah utamanya kita bisa meningkatkan pendapatan pajak secara signifikan. Jadi kalau dibanding tahun lalu, lima bulan pertama pajak kita tumbuh 22,1%. Itu pertumbuhan yang amat signifikan," jelas Purbaya.
Tumbuhnya pendapatan perpajakan disebabkan adanya reformasi sektor perpajakan yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belakangan ini.
"Ini karena kita lakukan reformasi di sektor perpajakan, reorganisasi di orang-orangnya juga, dan kita kasih punishment untuk orang yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik di pajak," tegasnya.
(chd/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]