MARKET DATA

Top! Paramount Gading Serpong Luncurkan Destinasi Bisnis Premium Baru

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
22 June 2026 19:44
Paramount Land
Foto: dok Paramount Land

Jakarta, CNBC Indonesia - Paramount Gading Serpong menghadirkan 'Victoria Business Loft' dan 'Oxford Square-YOSECA Loft' di Victoria Central District untuk memperkuat destinasi bisnis premium baru. Victoria Central District menawarkan keunggulan captive market yang kompetitif dengan lokasi menghadap jalan utama Boulevard Raya Gading Serpong ROW 45 yang dilewati 15.000 kendaraan/ jam.

Area ini juga dikelilingi berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti Bethsaida Hospital Gading Serpong, SOHO Office Park, Pasar Modern Paramount Gading Serpong, hotel, perbankan, universitas, sekolah, area komersial, hingga puluhan klaster hunian yang ramai dan aktif.

Direktur Paramount Land Chrissandy Dave memaparkan Victoria Business Loft dan Oxford Square-YOSECA Loft menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan ruang usaha premium di Gading Serpong yang menunjukkan tren positif hingga pertengahan 2026.

"Selama dua dekade, Paramount GadingSerpong bertransformasi menjadi salah satu kawasan paling dinamis dan pusat aktivitas ekonomi berskala regional diTangerang Raya dengan komunitas yang terus bertumbuh," ungkap dia dalam Press Conference Peluncuran Produk Terbaru Victoria Central District, di Gading Serpong, Senin (22/6/2026).

Berbagai milestones penting telah dilewati, bermula dari peluncuran Serenade Lake pada 2006 sebagai hunian premium pertama, kantor Paramount Plaza pada 2011, Malibu Village pada 2016 sebagai hunian berkonsep custom homes pertama di Gading Serpong, Manhattan District pada 2021 sebagai kawasan business district pertama seluas 22 hektare, Pasadena Central District sebagai kawasan district terbesar seluas 40 hektare di sisi selatan Gading Serpong, hingga hunian premium Matera Lakeside pada 2026.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Paramount Land Norman Daulay menyampaikan, industri properti semakin mengarah kepada pengembangan kawasan yang terhubung dan memiliki nilai jangka panjang.

"Sebagai pengembang yang visioner, kami membangun kawasan bukan hanya menjual produk, tetapi menciptakan ekosistem kota mandiri yang lengkap dan terintegrasi berdasarkan tagline 'Everything is Here' yang menekankan bahwa semua pengembangan kawasan Paramount Gading Serpong, mulai dari hunian, komersial, hingga business district, dirancang secara terpadu agar mudah dijangkau dan memenuhi kebutuhan penghuni," jelas dia.

Sementara Direktur Sales and Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing, menjelaskan, Victoria Central District adalah satu-satunya CBD premium di jantung Kota Gading Serpong yang menawarkan eksklusivitas, visibilitas tinggi, konektivitas kawasan, serta captive market yang kuat.

"Kawasan ini berada di lokasi paling prestisius di Gading Serpong dan terhubung dengan CBD baru yang akan dikembangkan di masa mendatang, dengan ekosistem bisnis yang sudah terbentuk dan captive market besar dari lingkungan di sekitarnya, mulai dari Pasar Modern Paramount Gading Serpong, area komersial aktif, hingga puluhan hunian yang hidup dan ramai," kata dia.

Direktur Planning and Design Paramount Land, Henry Napitupulu mengatakan, Victoria Business Loft sebagai business loft paling premium di Gading Serpong dirancang khusus oleh konsultan arsitektur Aboday.

Victoria Business Loft memiliki fitur utama, yakni Urban Lantern Facade, fasad dengan material semi-transparan pada bagian atas yang dilengkapi lighting, menciptakan penerangan yang ikonik terutama pada malam hari.

Lantai dasar bangunan memiliki high ceiling dengan mezzanine menciptakan frontage yang sangat tinggi dengan visibilitas tinggi dan fasad dilengkapi Curtain Wall Facade turut meningkatkan eksklusivitas.

Fitur lainnya, yakni area entrance dan lobby yang megah, area rooftop yang dapat digunakan sebagai lounge, private lift, dan area parkir basement eksklusif. Bangunan 6,5 lantai ditambah semi-basement ini memiliki ukuran L12x20 dan L14x20. Setiap unit dilengkapi AC cassette di setiap lantai, lift, IP CCTV, individual grease trap, dan filter air bersih.

"Oxford Square-YOSECA Loft hadir dengan fitur YOSECA (Your Own Style Expandable Commercial Area) yang memberikan kebebasan bagi pebisnis untuk mendesain bangunan sesuai kebutuhan bisnis. Dengan logo V pada bagian muka yang ikonik, area komersial ini memiliki desain modern klasik dengan fasad motif batu bata yang estetik, double access dengan akses sisi belakang yang menyambung ke Pasar Modern, alfresco terrace, dan ukuran unit yang besar, yakni L5x17 dengan 4 lantai. Setiap unit dilengkapi AC di setiap lantai (1 unit/lantai), IP CCTV di setiap lantai, communal grease trap, dan filter air bersih," jelasnya.

Victoria Central District dirancang bukan sekadar deretan unit usaha, melainkan destinasi komersial yang mengintegrasikan bisnis, retail, kuliner, lifestyle, dan komunitas dalam satu kawasan. Victoria Central District juga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan mixed-use dengan tenant yang dikurasi secara khusus, termasuk GrandLucky Superstore sebagai landmark dan destinasi utama kawasan.

Victoria Business Loft ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 49,4 miliaran sebanyak 10 unit dan Oxford Square-YOSECA Loft dengan harga mulai dari Rp 7 miliaran sebanyak 24 unit. Paramount Gading Serpong memulai program penjualan untuk Victoria Business Loft pada 23 Juni 2026 dan Oxford Square-YOSECA Loft pada 26 Juni-27 Juli 2026.

Untuk Victoria Business Loft, terdapat harga khusus KPR DP 15% cicil 36x dan harga khusus Tunai Bertahap DP 15% cicil 36x, berlaku untuk total kuota 4 unit pertama. Sedangkan untuk Oxford Loft, tersedia cara pembayaran Supercash, Tunai Keras = KPR DP 5% 3x, Tunai Keras = Tunai Bertahap DP 10% 1x Tenor 18x, dan harga khusus Tunai Bertahap Tanpa DP 120x.

(dpu/dpu) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bangun Kota Mandiri, Paramount Land Andalkan Strategi Ini!


Most Popular
Features