Video: Harga Impor Bahan Baku Melonjak Tajam, Pengusaha Alkes Tertekan
Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak geopolitik global yang mendorong pelemahan nilai tukar Rupiah, kenaikan Harga minyak dan bahan baku hingga gangguan rantai pasok turut berdampak pada industri Kesehatan Tanah Air. Hal ini lantaran, mayoritas bahan baku sektor Kesehatan RI masih mengandalkan pasokan impor, sehingga saat nilai tukar melemah maka biaya impor bahan baku akan membengkak dan menekan kinerja industri.
Sekjen Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Erwin Hermanto mengatakan sejak 2025, industri alkes telah mengalami tekanan imbas efisiensi pemerintah daerah dan perubahan program unggulan pemerintah pusat.
Akibatnya perputaran ekonomi daerah melemah hingga daya beli melemah dan kesenjangan ekonomi pusat dan daerah meningkat. Selain itu dampak sentralisasi pengadaan & perubahan tata cara pelaksanaan pengadaan barang pemerintah membuat kompetensi produk alkes meningkat dan harga jual alkes mengalami tekanan.
Kenaikan biaya produksi dan tekanan Harga jual membuat bisnis alkes semakin sulit untuk bertahan. Seperti apa kondisi industri Kesehatan ditengah gejolak ekonomi dan geopolitik global? selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Sekjen Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Erwin Hermantodalam Profit, CNBC Indonesia (Jum'at, 19/06/2026)
Add
source on Google