MARKET DATA

Rosan Bantah Anggapan Iklim Investasi RI Tak Menarik, Ini Buktinya

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
15 June 2026 16:10
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II, Cilacap, Rabu (29/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat
Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II, Cilacap, Rabu (29/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani membantah persepsi publik yang menyebut bahwa Indonesia sudah tidak menarik bagi ijvestor asing. Bahkan, menurutnya, minat investor global masih sangat positif terhadap iklim investasi di Tanah Air.

"Tapi responsnya surprisingly sangat positif, dan itu juga dari Bloomberg, dari dunia internasional menulis bahwa ini," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Senin (15/6/2026).

Rosan mengungkap, respon positif terhadap investasi Indonesia tercermin dari hasil rangkaian roadshow yang dilakukan bersama timnya ke sejumlah pusat keuangan dunia, mulai dari Singapura, Hong Kong, London, Boston, Washington DC, New York hingga Jepang.

"Satu pencapaian yang di luar dugaan dari Danantara yang melakukan roadshow, dan tidak hanya dari segi Danantara juga tapi dari perspektif ekonomi, dan mereka merespons sangat positif," tuturnya.

Rosan menegaskan investor global tetap tertarik menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi karena memiliki prospek jangka panjang.

"Dari investasi yang masuk ke Indonesia ini saya berkeyakinan bahwa ini tetap terjaga. Karena mereka pada saat berinvestasi kan melihat Itu kan long term commitment, komitmen jangka panjang," sebutnya.

Ia menambahkan, terlepas isu yang beredar di masyarakat, asing tetap percaya bahwa kestabilan dan juga kepastian untuk berinvestasi di Indonesia ini masih terjaga dengan baik.

"Saya buktikan dengan angka, saya buktikan dengan number, saya buktikan dengan statistik," ungkapnya.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Isu Pembentukan Badan Khusus Ekspor Menguat, Ini Respons Rosan


Most Popular
Features