MARKET DATA

Kawasan Industri Nikel Weda Bay Ciptakan 100.000 Lapangan Kerja

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
12 June 2026 17:50
Hilirisasi Nikel Dongkrak Ekonomi Maluku Utara, Serap 100 Ribu Tenaga Kerja - Gairahkan UMKM
Foto: Hilirisasi Nikel Dongkrak Ekonomi Maluku Utara, Serap 100 Ribu Tenaga Kerja - Gairahkan UMKM

Jakarta, CNBC Indonesia - Kehadiran kawasan industri pengolahan nikel di Weda Bay, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, telah menjadi salah satu motor utama penggerak ekonomi daerah.

Pasalnya, kawasan industri tersebut saat ini tercatat menyerap sekitar 100.000 tenaga kerja dan menciptakan efek berganda yang mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha masyarakat.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda membeberkan besarnya jumlah tenaga kerja yang bekerja di kawasan industri nikel telah menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di wilayah tersebut.

"Ekonominya berjalan karena ada 100 ribu orang yang harus dikasih makan. Jadi ada perputaran ekonomi yang cukup tinggi," ujar Sherly kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).

Ia menyebut meningkatnya jumlah pekerja di kawasan industri telah mendorong tumbuhnya berbagai usaha lokal, mulai dari kos kosan, perdagangan, kuliner, transportasi, hingga jasa lainnya. Kondisi ini turut memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Meski demikian, Sherly mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan agar manfaat hilirisasi dapat dirasakan lebih optimal. Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah pasokan bahan pangan yang sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah.

"Hanya memang masih menjadi PR di Maluku Utara karena sebagian besar bahan makanan itu belum disuplai dari Maluku Utara. Masih dari tetangga-tetangga di sekitar Maluku Utara itu yang masih menjadi PR kami," katanya.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Dorong Prinsip ESG, Gubernur Malut Awasi Praktik Industri Tambang


Most Popular
Features