MARKET DATA

Temui Prabowo di Istana, JK Siap Bangun PLTA & Pembangkit Gas Jumbo

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
11 June 2026 16:12
Presiden Prabowo Subianto terima Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Istana Merdeka, 11 Juni 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo terima Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Istana Merdeka, 11 Juni 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden RI Ke - 10 dan ke - 12, Jusuf Kalla, di Istana Negara, Kamis (11/6/2026). JK terlihat didampingi putranya Solihin Kalla, yang disambut oleh Sekrtaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Usai memasuki pintu Istana, Prabowo langsung mengajak keduanya untuk berdiskusi di meja bundar. "Di sini aja," kata Prabowo.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan JK usai pada pukul 15.27 WIB. Jusuf Kalla dan Solihin Kalla bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi langsung memberikan keterangan pers.

"Kami berdiskusi, berbicara lama dengan bapak presiden, didampingi juga oleh pak Sesneg dan pak Seskab," kata Jusuf Kall.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla mengatakan hal yang dibahas mengenai peningkatan kemampuan energi di Indonesia atau rencana swasembada energi.

"Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA, ini kita siap membangun 2.000 megawatt, termasuk juga PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas)," kata Jusuf Kalla.

Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5% - 8% itu butuh energi luar biasa banyaknya.

"Tanpa energi itu kita sulit untuk meningkatkan itu. Karena itu bapak presiden setuju untuk segera kita bangun energi nasional khususnya green energy untuk menjadi bagian daripada pembangunan nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi seperti yang disampaikan presiden sampai 8%," kata Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla juga membicarakan perihal perdamaian dengan presiden. Khususnya isu yang terjadi di negara Thailand, Afghanistan, dan Pakistan.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Mau Nambah Proyek Andalan Baru, Nilainya Rp239 Triliun


Most Popular
Features