MARKET DATA

Tipu-tipu Swasta Bikin Negara Rugi, Tambang Harus Dikelola Pemerintah

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
11 June 2026 11:40
Nikel RI Terus Disudutkan, Siapa Sebenarnya yang Ketakutan?
Foto: Infografis/ Harita Nickel/ Edward Ricardo Sianturi

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier meyakini rupiah akan menguat ketika ekspor satu pintu pada 2027 sudah aktif dilakukan.

"Kalau duitnya sudah masuk ke pemerintahan, devisanya jadi kuat, ya rupiah akan mulai menguat lagi," ucapnya di acara KONEKSI CNBC Indonesia dikutip Kamis (11/6/2026).

Namun, dengan satu syarat adalah Indonesia harus tetap firm dengan apa yang dijalankan.

Fuad mengatakan bahwa pengelolaan kekayaan alam di Indonesia memang harus dipegang oleh pemerintah untuk lebih mengoptimalkan penerimaan hingga nilai tukar rupiah, dibandingkan diberikan kepada swasta.

"Kita kuat kok kita dengan sumber-sumber alam kita, tapi dikasihkan ke swasta. Swastanya taruhnya (uang) di luar negeri, luar negeri yang enak," ucapnya.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam di Indonesia harus dikendalikan secara mayoritas oleh pemerintah. Adapun swasta bisa saja ikut mengelola dengan porsi yang lebih kecil, misalnya dengan saham 20%.

"Yang penting itu adalah Undang-Undang Dasar 45 pasal 33. Pasal 33 ada, ya harus kita laksanakan," ujarnya.

Langkah lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk memperkuat nilai tukar rupiah menurut Fuad adalah dengan melakukan sekuritisasi tambang emas sebagai langkah mempertahankan kekuatan nilai tukar rupiah dalam jangka panjang.

Fuad bercerita adalah salah satu potensi emas di daerah Wabu yang menurut studi bisa melampaui Freeport. Dirinya mengatakan bahwa tambang emas di sana bisa disekuritisasi dengan denominasi rupiah.

"Sekuritisasi untuk mempertahankan jangka panjangnya nilai tukar rupiah," imbuh Fuad.

(ras/mij) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Sah! Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu


Most Popular
Features