Pasukan Amerika Serikat melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak tanpa muatan di Teluk Oman pada Senin (8/6/2026) setelah kapal tersebut mencoba berlayar menuju pelabuhan di Iran, yang menurut Washington melanggar blokade yang sedang berlangsung terhadap negara tersebut. Sebanyak 24 awak kapal asal India sempat terdampar di atas kapal sebelum dievakuasi menggunakan helikopter angkatan laut Oman. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Rekaman yang dirilis pada Selasa (9/6/2026) memperlihatkan asap mengepul dari kapal tanker M/T Marivex setelah serangan terjadi. Para awak kapal terlihat berdiri di dek sambil menyaksikan kondisi kapal. Pusat Koordinasi Penyelamatan Maritim India di Mumbai bekerja sama dengan otoritas Oman untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman, menurut keterangan Penjaga Pantai India. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Dalam pernyataannya, United States Central Command mengatakan M/T Marivex yang berbendera Palau menjadi sasaran saat berlayar di perairan internasional Teluk Oman menuju Iran. Data pelacakan kapal pada 8 Juni menunjukkan kapal tersebut berada di lepas pantai Oman ketika insiden terjadi. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
CENTCOM menyebut sebuah F/A-18 Super Hornet yang lepas landas dari USS Abraham Lincoln menembakkan amunisi presisi ke ruang mesin dan sistem kemudi kapal. Tindakan itu dilakukan setelah awak kapal disebut gagal mematuhi arahan yang diberikan pasukan Amerika Serikat. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran diberlakukan sejak April lalu setelah Teheran secara signifikan membatasi lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, salah satu rute utama perdagangan minyak dan gas dunia. Menurut CENTCOM, pembatasan tersebut berlaku bagi kapal yang menuju atau berasal dari Iran, namun tidak mencakup kapal yang hanya melintasi selat menuju tujuan di luar Iran. (Tangkapan Layar Video Reuters/)