Warga Iran memadati jalan-jalan di Teheran pada Minggu malam untuk menunjukkan dukungan terhadap serangan rudal yang dilancarkan Iran ke wilayah Israel. Aksi tersebut berlangsung di sejumlah titik ibu kota dengan diikuti ratusan warga yang membawa bendera bentuk dukungan terhadap pemerintah Iran. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)
Dalam demonstrasi tersebut, para peserta mengibarkan bendera Iran dan Hizbullah sambil meneriakkan slogan-slogan dukungan. Mereka juga menyatakan dukungan terhadap langkah Teheran yang disebut sebagai respons atas aksi militer Israel di kawasan Timur Tengah. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)
Dilansir Reuters Senin (8/6/2026), media Axios melaporkan bahwa Iran menembakkan rentetan rudal ke sejumlah target di Israel sebagai balasan atas serangan yang dilakukan Israel di pinggiran Beirut. Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran, Israel, dan kelompok-kelompok sekutunya di Lebanon. (REUTERS/Ammar Awad)
Iran sebelumnya menegaskan bahwa kesepakatan perdamaian apa pun dengan Amerika Serikat bergantung pada penerapan gencatan senjata yang juga mencakup Lebanon. Namun, Israel pada Minggu dilaporkan melancarkan serangan di wilayah Beirut untuk pertama kalinya sejak Amerika Serikat mengumumkan rencana gencatan senjata bagi Lebanon pekan lalu. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)
Militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran dan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat proyektil tersebut. Sementara itu, ketua parlemen Iran sekaligus kepala negosiator perdamaian, Mohammed Baqer Qalibaf, menyebut pangkalan Amerika Serikat dan aset Israel sebagai target yang sah menyusul apa yang disebutnya sebagai tindakan permusuhan dan pelanggaran perjanjian terkait Lebanon. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)