MARKET DATA

Purbaya Blak-blakan Jawab Biaya Perjalanan Dinas Luar Negeri Prabowo

Robertus Adrianto,  CNBC Indonesia
05 June 2026 15:57
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak bisa menjawab detail soal kehebohan biaya perjalanan dinas luar negeri Presiden Prabowo Subianto, termasuk kelebihan biaya yang ditanggung Prabowo secara pribadi.

Ia mengatakan, masalah itu sudah sepenuhnya dijawab oleh Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Saya enggak bisa jawab pertanyaan itu, kan Pak Teddy sudah menjelaskan, ya kita pegang pernyataan Pak Teddy, enggak ada aturannya," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Meski begitu, Purbaya menganggap wajar-wajar saja bila Kepala Negara mengeluarkan uang pribadi untuk menutup biaya perjalanan dinas luar negeri.

"Kalau saya punya duit, terus saya pergi, terus misalnya saya nombok enggak boleh? Secara logika boleh saja kalau mau nombok," tegas Purbaya.

Ia pun memastikan, biaya perjalanan dinas kepala negara tentu sudah teranggarkan secara terperinci dalam APBN, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 66 Tahun 2020. Namun, detailnya bersifat rahasia.

"Ada pasti dianggarkan. Anda mau lihat rahasia presiden? ya enggak boleh lah. Kita tahu angkanya. Cuma anda tanya ke Sesneg saja kalau mau jawaban yang pasti," ujarnya.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Survei Terbaru Ungkap 10 Kementerian Kinerja Terbaik, Kemenkeu Juara 1


Most Popular
Features