Dikabarkan Akan Masuk Kabinet Prabowo, Bos Buruh Said Iqbal Buka Suara
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh Said Iqbal buka suara soal kabar dirinya akan masuk Kabinet Merah Putih. Menurut Said Iqbal, publik tinggal menunggu saja pengumuman dari pemerintah nantinya.
"Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama presiden. Terima kasih," kata dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (5/6/2026).
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan sinyal Said Iqbal masuk dalam Kabinet Merah Putih. Menurutnya hal itu masih dalam tahap diskusi.
"Sedang kita diskusikan," kata Prasetyo, saat ditanya wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (4/6/2026).
Meskipun Prasetyo masih belum mau membeberkan posisi apa yang akan diisi oleh Presiden Partai Buruh ini.
Presiden KPSI, Said Iqbal menyampaikan keterangan saat unjuk rasa di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) Foto: Presiden KPSI, Said Iqbal menyampaikan keterangan saat unjuk rasa di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) |
"Kemungkinan berkaitan dengan perjuangan beliau selama ini dengan buruh, tenaga kerja," katanya, saat ditanya apakah akan masuk dalam posisi menteri atau Dewan Kesejahterahan Buruh Nasional (DKBN).
Sebelumnya pada perayaan May Day di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025) lalu, Prabowo sempat menyinggung pembentukan DKBN beserta Satuan Tugas (Satgas) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Meskipun DKBN belum kunjung terealisasi, sedangkan Satgas PHK disahkan dengan Keputusan Presiden Nomor 10 tahun 2026, yang diumumkan saat May Day, di Monas, (1/6/2026).
Prasetyo juga belum mau membeberkan kapan Said Iqbal akan dilantik.
Selain itu, Wakil ketua Umum DPP Partai Gerindra ini juga mengatakan pada Senin, (8/6/2026), akan melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, dua Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
"Berkenaan dengan masalah pelantikan, kami agendakan di minggu depan karena kita semua berpikir bahwa beliau dalam hari-hari pertama itu supaya fokus terlebih dahulu untuk melakukan proses perbaikan-perbaikan di Badan Gizi Nasional kita," katanya.
(wur/wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
