Breaking: Rusia Warning Warga Asing di Kyiv, Serangan Sistematis Mulai
Jakarta, CNBC Indonesia - Rusia memberi peringatan ke semua warga asing di Kyiv, ibu kota Ukraina. Militer akan mulai melakukan serangan sistematis" terhadap berbagai target di seluruh ibu kota Ukraina "mulai sekarang".
Hal ini diumumkan Kementerian Luar Negeri di Moskow, Senin malam waktu setempat. Sebelumnya serangan mematikan Ukraina terhadap asrama mahasiswa di kota Starobelsk, Lugansk, Rusia pekan lalu, disebut Kremlin harus jadi "pukulan terakhir" bagi negeri tersebut.
"Ini adalah puncaknya," bunyi pengumuman dikutip Selasa (26/5/2026).
"Dalam keadaan ini, Angkatan Bersenjata Rusia akan melancarkan serangan sistematis terhadap kompleks industri militer Ukraina di Kyiv, termasuk lokasi tempat UAV (drone) dirancang, diproduksi, diprogram, dan disiapkan untuk digunakan. Ini juga akan memengaruhi pusat pengambilan keputusan dan pos komando,"Â kata kementerian tersebut menambahkan.
Ditegaskan kementerian, intinya target serangan akan tersebar di seluruh Kyiv. Karenanya kementerian mendesak warga negara asing, termasuk diplomat dan perwakilan organisasi internasional, untuk segera meninggalkan ibu kota Ukraina.
"Memperingatkan penduduk kota untuk menjauhi fasilitas infrastruktur militer dan administrasi rezim Zelensky," ujarnya menyebut Presiden Ukraina.
Sebelumnya serangan drone terhadap perguruan tinggi Starobelsk menewaskan sedikitnya 21 orang. Sebagian besar korban adalah gadis remaja.
"Serangan Starobelsk telah menjadi bukti lain dari sifat Nazi dan teroris rezim Kyiv yang sengaja menargetkan warga sipil dan tidak ragu-ragu membunuh anak-anak dengan kejam," klaim kementerian tersebut lagi memperingatkan bahwa Moskow sedang mengubah pendekatannya terhadap perangnya di Ukraina.
(sef/sef) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]