MARKET DATA

Heboh Larangan Kendaraan Isi Pertalite 1 Juni, Pertamina Buka Suara

Redaksi,  CNBC Indonesia
23 May 2026 12:22
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut masih menyusun regulasi untuk memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar maupun Pertalite agar lebih tepat sasaran.
Foto: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertamina Patra Niaga menegaskan, informasi larangan Pertalite untuk kendaraan merek tertentu per 1 Juni 2026 tidak benar alias hoaks. 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, hingga saat ini belum ada, baik itu rencana ataupun arahan dari Pemerintah terkait hal mengenai pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan sebagaimana tercantum dalam unggahan yang beredar di media sosial.

"Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator. Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).

"Pertamina Patra Niaga menjalankan mandat distribusi energi dan akan mengikuti kebijakan resmi Pemerintah. Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan." tambahnya.

Dia mengatakan, layanan distribusi dan penyaluran Pertalite saat ini tetap berjalan normal. Program Subsidi Tepat yang dijalankan merupakan bagian dari upaya mendukung tata kelola distribusi energi agar lebih tepat sasaran, dan tidak dapat disamakan dengan informasi viral berupa daftar kendaraan tertentu yang dilarang membeli BBM.

"Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah, regulator, maupun Pertamina sebelum membagikan ulang informasi di ruang digital agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," tegasnya.

"Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina Patra Niaga, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135," pungkasnya.

(dce/dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Heboh Struk Harga Asli BBM Pertalite Rp 16.088/L, Pertamina Buka Suara


Most Popular
Features