MARKET DATA

BI Borong SBN Rp29,03 T Sebulan, Aliran Modal Asing Masuk US$5,5 M

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
20 May 2026 14:34
Gubernur BI, Perry Warjiyo menghadiri rapat kerja Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (18/5/2026). (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)
Foto: Gubernur BI, Perry Warjiyo menghadiri rapat kerja Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (18/5/2026). (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) kian gencar memborong pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder, untuk membantu stabilisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dengan cara mencegah aliran modal asing yang keluar Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, nominal SBN yang telah dibeli oleh bank sentral telah mencapai Rp 140,57 triliun. Angka ini naik sekitar Rp 29,03 triliun dari catatan pada April 2026 yang sebanyak Rp 111,54 triliun.

"Sehingga mendukung stabilisasi rupiah, menjaga likuditas, sekaligus bentuk sinergi dengan fiskal," kata Perry saat konferensi pers, Rabu (20/5/2026).

Perry mengatakan nominal SBN yang dibeli BI ini sebagain besar berada di pasar sekunder, yakni setara Rp 73,28 triliun.

"Pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten dengan program moneter dalam menjaga stabilitas perekonomian dan mempertahankan kredibilitas kebijakan moneter," paparnya.

Perry menekankan, berbagai respons kebijakan yang ditempuh dapat mendorong kembali masuknya investasi portofolio asing pada kuartal II-2026 yang mencatatkan netinflows sebesar US$ 5,5 miliar (hingga 18 Mei 2026).

"Terutama ditopang oleh aliran masuk modal asing ke SRBI dan SBN didorong oleh meningkatnya imbal hasil di kedua instrumen tersebut," tegas Perry.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Buka Peluang Taruh Dana Pemerintah di Bank Swasta, Asal...


Most Popular
Features