MARKET DATA

Kredit Mobil Daihatsu Bisa Sampai 8 Tahun, Tapi Masih Sepi Peminat

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
20 May 2026 16:50
New Astra Daihatsu Sigra. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Foto: New Astra Daihatsu Sigra. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tenor kredit mobil hingga 8 tahun mulai banyak ditawarkan sebagai opsi pembiayaan dalam pembelian kendaraan. Skema cicilan panjang itu muncul di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan daya beli masyarakat yang masih tertekan.

"Kalau program terkait dengan pembiayaan melalui lembaga pembiayaan dengan tenor sampai dengan 8 tahun sebenarnya pilihan atau opsi ini sebenarnya kita sudah ada dari dua tiga tahun yang lalu," kata Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono.

Konsumen yang mengambil tenor panjang bukan berarti memiliki kondisi finansial buruk. Sebagian besar justru ingin menjaga pengeluaran bulanan tetap aman dengan cicilan lebih ringan.

Sedangkan skema pembiayaan kendaraan pada dasarnya bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing konsumen. Pilihan uang muka, tenor, bunga hingga total pembayaran menjadi satu paket yang dirancang fleksibel.

"Jadi memang ini semua diramu menjadi satu paket penawaran kredit yang menarik apakah mau dengan tenor yang lebih pendek atau dengan bayar pertama yang lebih rendah," kata Tri.

New Astra Daihatsu Sigra. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Foto: New Astra Daihatsu Sigra. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Meski tenor 8 tahun tersedia, keputusan akhir tetap berada di tangan konsumen. Dealer maupun perusahaan pembiayaan hanya memberikan pilihan sesuai kebutuhan pasar.

Adapun mayoritas konsumen sejauh ini masih memilih tenor standar 4 sampai 5 tahun. Sebab banyak pembeli yang merasa tenor terlalu panjang akan membuat cicilan terasa terlalu lama.

"Umumnya orang wah saya kredit 4 atau 5 tahun aja lah supaya nggak kelamaan," ujarnya.

Permintaan tenor 8 tahun saat ini masih tergolong rendah dari total pembiayaan kendaraan Daihatsu. "5 sampai 10% untuk yang 8 tahun," kata Tri.

ADM juga menegaskan tenor panjang tidak bisa langsung diterapkan begitu saja oleh perusahaan leasing. Setiap produk pembiayaan kendaraan harus terlebih dahulu mendapat persetujuan regulator.

"Kalau produk leasing itu tidak bisa ditentukan oleh leasing sendiri. Semua product development di keuangan khususnya leasing itu harus di-approve oleh OJK," ujar Tri.

(fys/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos Daihatsu Ungkap Kondisi Duit Orang RI-Ngefek Gini ke Jualan LCGC


Most Popular
Features