MARKET DATA

RI Mulai Geber Produksi Bawang Putih, Wamentan Tunjukkan Buktinya

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
20 May 2026 08:30
Petani bawang putih. (Tangkapan Layar Youtube/Pustaka Kementerian Pertanian)
Foto: Petani bawang putih. (Tangkapan Layar Youtube/Pustaka Kementerian Pertanian)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan adanya prioritas peningkatan produksi komoditas bawang putih nasional untuk mengejar swasembada, di mana hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sudaryono mengakui, arahan Prabowo ini menjadi strategis karena adanya temuan penurunan produksi bawang putih.

"Bawang putih ini menjadi stabilisasi sesuai dengan petunjuk Pak Presiden, itu menjadi perhatian dan kita diminta untuk supaya produkivitasnya kita tingkatkan," kata Sudaryono dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (19/5/2026).

Sudaryono menanmbahkan peningkatan produksi bawang putih ini diprioritaskan melalui sejumlah upaya. Salah satunya dengan melakukan penanaman bibit bawang putih di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Tengah.

Bawang Putih. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Foto: Bawang Putih. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

"Di tahun ini kami sudah menanamkan bibit di Sembalun Nusa Tenggara Barat dan di Temanggung serta Wonosobo Jawa Tengah, kami sudah melakukan penanaman bawang putih dengan peruntukkan bibitnya," lanjut Sudaryono.

Kendati demikian, pihaknya memerlukan pengadaan bibit bawang putih secara massal, di mana keperluan bibit bawang putih ini diadakan melalui kerja sama dengan China.

"Kita bisa mengadakan juga, kita bekerjasama dengan mengambil atau menyari bibit dari China, yang lebih advance dalam perkaitan dengan bibit bawang putih ini, namun tetap harus kita sesuaikan dengan kondisi iklim dan tanah yang ada di Indonesia juga. Sudah ditanam 455 hektare untuk pembibitannya," jelas Sudaryono.

(chd/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bapanas Sebut Produksi Bawang Putih Bergerak Naik, Titiek Ingatkan Ini


Most Popular
Features