MARKET DATA

Prabowo Tanggapi Rupiah Melemah: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar!

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
16 May 2026 18:57
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang kini telah menyentuh level Rp 17.600/US$, terlemah sepanjang sejarah. Meski nilai tukar rupiah anjlok sangat dalam, Prabowo menepis anggapan negatif terkait perekonomian Indonesia yang diramal suram.

"Saya yakin sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar "Indonesia akan collapse, akan chaos"... Orang rakyat di desa enggak pake dolar kok," kata Prabowo saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). 

Meski posisi rupiah telah menyentuh level terendah, dia optimistis kondisi di Indonesia masih aman, baik dari sisi pangan hingga energi, meskipun banyak negara lain yang panik.

"Pangan aman, energi aman, banyak negara panik, Indonesia masih oke," katanya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Prabowo menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia diurus dengan baik oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, selama Menkeu tersenyum maka masyarakat tidak perlu khawatir.

"Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja, nggak usah kau khawatir. Mau dolar berapa ribu kek, kalian di desa-desa nggak pakai dolar," kata Prabowo, saat peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sabtu (16/5/2026).

Dia juga memastikan bahwa kondisi fundamental Indonesia masuk kuat, meskipun pelemahan mata uang rupiah jelas berdampak pada kalangan yang bertransaksi menggunakan dolar.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Dolar AS Tembus Rp17.500, Gimana Nasib Harga BBM RI? Ini Kata ESDM


Most Popular
Features