MARKET DATA

Prabowo Hadiri Panen Raya Jagung, Singgung Jasa Polisi dan Tentara

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
16 May 2026 18:30
Presiden Prabowo Subianto saat dalam acara Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Sabtu (16/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat dalam acara Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Sabtu (16/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan suatu negara. Hal itu disampaikan Prabowo, dalam acara Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, di Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung peran aparat keamanan yang kerap dianggap biasa ketika situasi negara aman dan tertib, namun mendapat sorotan saat terjadi masalah.

"Tentara dan polisi itu kalau lancar dan aman dianggap biasa saja, kalau nggak beres dicaci maki. Itulah nasibnya aparat, abdi masyarakat, itulah tugas kita," kata Prabowo.

Menurutnya, aparat negara harus terus bekerja keras demi menjaga kondisi aman, tertib, dan lancar di tengah masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa stabilitas negara tidak hanya bergantung pada keamanan, melainkan juga pada ketersediaan pangan.

"Karena itu kita harus bekerja keras supaya aman, tertib, lancar. Aman, tertib, lancar suatu negara sangat ditentukan oleh pangan," ujarnya.

Prabowo mengaku dirinya terus mempelajari sejarah berbagai negara untuk memahami faktor utama yang menentukan ketahanan sebuah bangsa. Dari pembelajarannya, ia menyimpulkan bahwa keberlangsungan negara sangat bergantung pada produksi pangan yang stabil dan berkesinambungan.

"Saya tidak punya gelar banyak-banyak, tidak punya gelar tinggi-tinggi, tapi saya orang yang suka belajar. Saya belajar sejarah bernegara dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan," katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan panen tidak boleh hanya terjadi sesaat. Pemerintah, kata Prabowo, ingin memastikan produksi pangan nasional terus terjaga dalam jangka panjang.

"Bukan sekali panen bagus, besok-besoknya tidak bagus," Tuturnya.

Prabowo juga bercerita bahwa dirinya merasa dekat dengan petani, karena sempat menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia). Kini jabatan itu digantikan oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga bercerita sulitnya tentara sulitnya beroperasi ketika tidak ada beras. Sehingga tentara penting untuk mengetahui caranya 'survival'.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Tegas! Prabowo Mau Pertamina Jadi National Champion Kebanggaan Bangsa


Most Popular
Features