MARKET DATA

Ekonomi Tumbuh Cepat Ribut-Lambat Ribut, Purbaya: Maunya Apa?

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
11 May 2026 10:13
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak geram merespons masih banyaknya kritikan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Kritikan itu terutama terkait dengan laju pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mampu tumbuh 5,61%. Di publik, kata Purbaya, banyak yang mengkritik laju pertumbuhan itu bisa tinggi karena efek basis rendah alias low base effect periode yang sama tahun lalu.

"Jadi kalau angka jelek ribut, angka tinggi ribut. Jadi teman-teman ekonom tuh maunya apa?" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Realisasi pertumbuhan ekonomi Kuarta I-2025 memang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hanya tumbuh 4,87% yoy. Namun, Purbaya menegaskan, pada kuartal IV-2025 laju pertumbuhan juga telah mampu tumbuh cepat ke level 5,39%, menandakan realisasi kuartal I-2026 melanjutkan laju pertumbuhan akhir tahun lalu.

Menurut dia, laju pertumbuhan kuartal I-2026 sebetulnya mendapatkan pujian dari luar negeri. Karenanya, dia mengaku heran mengapa di dalam negeri justru sibuk mengkritik laju pertumbuhan ekonomi yang makin cepat.

"Luar negeri menghargai kita," tegas mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Anak Buah Purbaya Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,45% di Q4


Most Popular
Features