MARKET DATA

Ternyata, Mobil Listrik "Makan" Plastik Lebih Banyak 20%, Ini Sebabnya

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
07 May 2026 11:55
Mobil listrik melewati ruas jalan Jakarta saat jam sibuk, Selasa (5/5/2026). Mobil listrik dinilai bakal menjadi kendaraan yang tepat untuk dikendarai di dalam kota seperti Jakarta yang selalu memiliki mobilitas padat setiap harinya. (CNBC Indonesia/
Foto: Mobil listrik melewati ruas jalan Jakarta saat jam sibuk, Selasa (5/5/2026). Mobil listrik dinilai bakal menjadi kendaraan yang tepat untuk dikendarai di dalam kota seperti Jakarta yang selalu memiliki mobilitas padat setiap harinya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan kendaraan listrik membawa dampak signifikan terhadap kebutuhan material, khususnya bahan baku plastik. Hal ini masih belum banyak disadari oleh masyarakat luas.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono mengungkapkan, penggunaan plastik pada kendaraan listrik justru lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional berbahan bakar bensin.

"Kalau mobil listrik pakai plastiknya jauh lebih banyak daripada mobil konvensional," ujarnya kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (7/5/2026).

Perbedaan tersebut muncul karena kendaraan listrik memiliki tambahan komponen yang tidak dimiliki mobil konvensional, terutama pada sistem baterai.

"Kalau di mobil konvensional kan interior sama eksterior. Nah ini kalau yang mobil listrik pakai di interior, eksterior, dan baterai," jelasnya.

Hal ini membuka peluang besar bagi industri plastik seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, baik di pasar domestik maupun global.

Komponen baterai menjadi penyumbang terbesar peningkatan penggunaan plastik, mulai dari pelindung sel baterai hingga berbagai konektor yang membutuhkan material tahan panas dan kedap air.

"Bisa sampai 10 sampai 20% lebih tinggi yang mobil listriknya, komponen plastiknya lebih tinggi, terutama di baterainya," kata Fajar.

Selain itu, struktur baterai yang terdiri dari banyak sel kecil juga turut meningkatkan kebutuhan komponen plastik dalam jumlah besar.

"Baterainya kan per pack kecil-kecil kan ya, sama connecting-nya itu kan soket-soketnya itu plastik juga," ujarnya.

(dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Baterai Solid-State Pertama di Dunia Siap Diproduksi


Most Popular
Features