Viral Video Seleksi CPNS Bea Cukai 2026, Kemenkeu: Itu Hoaks!
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan membantah mengenai kabar pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS Bea Cukai Kementerian Keuangan. Seperti diketahui, beredar video di TikTok yang mengatakan ada pembukaan CPNS Bea Cukai pada tanggal 27 April s.d. 29 Mei tahun 2026.
"Berita yang beredar mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Bea Cukai Kementerian Keuangan pada tanggal 27 April s.d. 29 Mei tahun 2026, merupakan berita hoaks. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Kementerian Keuangan," tulis Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dikutip Selasa (5/5/2026).
Adapun, rekrutmen CASN/CPNS Kemenkeu akan disampaikan melalui laman rekrutmen.kemenkeu.go.id. Biasanya formasi akan dibuka portal resmi sscasn.bkn.go.id.
Kementerian Keuangan sebelumnya memang menyatakan tengah menyiapkan kuota rekrutmen 380 siswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam rekrutmen pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
‎Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa nantinya status pegawai lulusan SMA tersebut bukan pegawai negeri sipil atau PNS, melainkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
‎Ia mengatakan, proses rekrutmen ini merupakan upaya untuk merealisasikan kebutuhannya petugas baru bea cukai yang telah ia sampaikan sejak akhir tahun lalu, namun tak kunjung terealisasi.
"Kita sudah lama bilang buka 380 di Bea Cukai untuk lulusan SMA," tutur Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
‎Purbaya menegaskan, lowongan kerja yang dibuka sebagai petugas lapangan bea cukai ini khusus untuk lulusan sekolah menegah atas alias SMA.
‎"Karena saya perlu orang juga yang level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka ya yang 300 lulusan SMA. Jadi bulan depan," kata Purbaya.
‎Dalam kesempatan itu, Purbaya juga sempat menegaskan bahwa anggaran pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) 2026, termasuk untuk formasi CPNS sebetulnya sudah tersedia.
(haa/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]