Purbaya Tak Pusing Soal Anggaran Pelatihan TNI di LPDP: Itu Investasi!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pembekalan dalam persiapan keberangkatan bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menambah biaya anggaran.
Namun, dirinya menjelaskan anggaran tambahan tersebut akan menjadi investasi bagi negara untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air pada penerima beasiswa.
"Itu investasi. Kalau nambah sedikit, enggak banyak kan pasti dibanding biaya mereka bertahun-tahun keluar negeri. Terus kalau enggak balik, ruginya banyak, saya. Lebih baik tambah investasi sedikit," ujar Purbaya kepada pewarta dikutip Selasa (5/5/2026).
Purbaya pun menegaskan anggaran tambahan untuk pembekalan TNI kepada peserta LPDP tidak besar. Menurutnya, nilainya relatif kecil.
"Kan dengan tentara, dengan TNI, dengan tentara biayanya sih harganya bukan harga komersial swasta, kan. Biayanya sih cukup lah, tapi enggak gila-gila," ujarnya.
Mantan bos LPS ini membantah keterlibatan TNI dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa LPDP mengandung tujuan militer. Menurutnya pembekalan dari TNi dilakukan untuk memperkuat disiplin dan rasa nasionalisme para penerima beasiswa LPDP. Adapun, latihan fisik seperti push-up dan sit-up, bagian dari kedisiplinan.
"LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut dalam hal dari TNI, bukan untuk perang tapi untuk melatih, memperkuat rasa nasionalisme mereka. Biasanya kalau sit-up, push-up, itu disiplin itu kan latihan itu sebetulnya, latihan kecintaan ke negara. Yang disiplin itu kecintaan ke negaranya," kata Purbaya.
(haa/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]