MARKET DATA

Impor RI Capai US$19,21 Miliar pada Maret 2026, Ini Motornya!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
04 May 2026 11:54
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono saat rilis BPS, Senin (4/5/2026). (Tangkapan layar youtube BPS)
Foto: Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono saat rilis BPS, Senin (4/5/2026). (Tangkapan layar youtube BPS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan total impor Indonesia mencapai US$ 19,21 miliar atau naik 1,51% (year on year/yoy) pada Maret 2026.

Adapun, total impor minyak dan gas mencapai US$ 3,17 miliar atau naik 1,34% secara tahunan (yoy). Sementara itu, impor nonmigas mencapai US$ 16,04 miliar atau naik 1,54% (yoy). Secara keseluruhan, impor tahunan terutama oleh nonmigas dengan andil 1,29%.

"Kondisi Maret 2026 penurunan impor barang konsumsi tahunan, turun 10,81% (yoy). Impor bahan baku/penolong sebagai pendorong utama naik 2,15% dengan andil 1,53%. Nilai impor barang modal naik 4,98%," kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, dalam konferensi pers BPS, Senin (5/4/2026).

Nilai impor Indonesia secara kumulatif hingga Maret 2026 sebesar US$61,30 miliar, atau naik 10,05% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, peningkatan impor terjadi seluruh golongan pengunaannya. Penyumbang utama bahan baku penolong US$ 43,17 miliar yang naik 6,89% sepanjang Januari-Maret 2026. Kenaikan ini lebih rendah jika dibanding periode yang sama tahun lalu yang naik sebesar 5%.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking! RI Cetak Surplus Neraca Dagang US$ 2,51 M di Desember 2025


Most Popular
Features