Video

Video: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Yang Dicari BPS & Pemerintah

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
30 April 2026 18:45

Jakarta, CNBC Indonesia- Badan Pusat Statistik (BPS) bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 di seluruh Indonesia. Dimana sensus yang dilakukan setiap 10 tahun ini ditujukan untuk memotret struktur usaha dan aktivitas ekonomi, mulai dari skala mikro hingga digital di seluruh Indonesia.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan sensus ekonomi 10 tahunan ini sesuai UU Statistik 1997 dimana setiap tahun berakhiran Nol (0) dilakukan sensus penduduk, sementara untuk tahun berakhiran 3 dilakukan sensus pertanian dan untuk tahun berakhiran 6 dilakukan sensus ekonomi.

Sensus ekonomi ini menjadi langkah 'general check up" atas kondisi ekonomi yang digunakan untuk memotret kondisi ekonomi terkini secara konfrehensif mulai dari struktur pelaku usaha dari skala kecil-besar guna mendeteksi apa yang terjadi dalam ekonomi RI.

Hasilnya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah hingga pelaku usaha untuk melihat peluang, trend ekonomi serta menjadi dasar atas investasi mendatang. Untuk mensukseskan SE2026 ini, BPS melakukan sosialisasi dan diseminasi kepada pelaku usaha, masyarakat, pemerintah pusat dan daerah yang sudah dilakukan sejak 2 tahun yang lalu.

Seperti apa langkah BPS dalam mensukseskan Sensus Ekonomi 2026? Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti dalam Nation Hub, CNBC Indonesia (Kamis, 30/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google