MARKET DATA

Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi, Perjalanan KA Jarak Jauh Delay

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
28 April 2026 10:35
Stasiun Kereta Api Gambir yang melayani transportasi penumpang jarak jauh terpantau ramai. Sejumlah perjalanan tetap berjalan meskipun ada keterlambatan jadwal pasca insiden tabrakan yang terjadi pada pukul 20:52 WIB semalam. (CNBC Indonesia/Romys Bi
Foto: Stasiun Kereta Api Gambir yang melayani transportasi penumpang jarak jauh terpantau ramai. Sejumlah perjalanan tetap berjalan meskipun ada keterlambatan jadwal pasca insiden tabrakan yang terjadi pada pukul 20:52 WIB semalam. (CNBC Indonesia/Romys Binekasri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Stasiun Kereta Api Gambir yang melayani transportasi penumpang jarak jauh terpantau ramai. Sejumlah perjalanan tetap berjalan meskipun ada keterlambatan jadwal pasca insiden tabrakan yang terjadi pada pukul 20:52 WIB semalam.

Salah satu penumpang, Asri mengatakan, untuk perjalanannya ke tujuan Kroya yang tadinya dijadwalkan berangkat pada pukul 07:00 WIB mengalami keterlambatan dan berangkat pada pukul 07:25 WIB.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, kereta api jarak jauh tujuan Kroya sempat terhenti di Stasiun Jatinegara selama 2 jam sejak pukul 7.41 WIB hingga 09.06 WIB. Kendala perjalanan disebabkan oleh antrian kereta jalur Bekasi yang masih dilakukan proses evakuasi.

Diketahui, telah terjadi nsiden tabrakan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terhadap KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada tanggal 27 April 2026 pada pukul 20:52 WIB.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan insiden ini terjadi akibat taksi yang menemper ke KRL di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) lintasan dekat Bulak Kapal. Hal ini membuat KRL terhenti dan di belakangnya ada KA Argo Bromo Anggrek yang akhirnya menabrak.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," kata Franoto, Senin (27/4/2026).

Franoto menyampaikan bahwa KAI memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Kabar terbaru, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat. Sementara itu, penumpang KRL tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis.

Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

"Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Saat ini, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak, dan seluruh korban telah mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan," tulis KAI dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

KAI bersama pihak asuransi memastikan biaya pengobatan dan penanganan korban ditanggung sesuai ketentuan, serta terus berupaya memberikan pendampingan kepada keluarga.

Posko informasi tersedia di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan. Layanan Call Center 121 dan WhatsApp 0811-2223-121 juga dapat dihubungi setiap saat.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking! KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur


Most Popular
Features