MARKET DATA

RI Dapat 150 Juta Barel Minyak Rusia, Hashim Ungkap Harganya

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
23 April 2026 18:10
Sesi dialog dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia Tri Susilo)
Foto: Sesi dialog dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo buka-bukaan, bahwa Indonesia mendapatkan 150 juta minyak mentah dari Rusia dengan harga khusus.‎

‎Hashim mengatakan pasokan minyak yang didapatkan dengan harga khusus itu adalah hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, pada Senin (13/4/2026).

‎"Indonesia sekarang sudah ada komitmen dari pemerintah Rusia, 150 juta barel kita bisa simpan di Indonesia untuk menghadapi masalah-masalah gejolak ekonomi," ucap Hashim saat memberikan acara Economic Briefing 2026 di Menara Patra Jasa, Jakarta pada Kamis (23/4/2026).

‎Awalnya dalam pertemuan dengan Putin, jelas Hashim, awalnya Rusia menyetujui mengirim 100 juta barel dengan harga khusus. Akan tetapi, jumlah itu akan ditambah Rusia sebesar 50 juta barel untuk Indonesia dalam menghadapi gejolak dunia.

‎"Dia (Prabowo Subianto) ke Moskow ketemu Presiden Putin selama 3 jam dan dapat komitmen dari Presiden Putin 100 juta barel minyak itu akan segera dikirim ke Indonesia. 100 juta barel dengan harga khusus. Dan apabila Indonesia perlu lagi tambahan, sudah ditambah 50 juta," tutur Hashim.

‎Kesepakatan dengan Rusia terkait komoditas emas hitam tersebut sebagai upaya dalam ketahanan energi dalam negeri, utamanya terhadap dampak perang di timur tengah yang meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.

‎Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, yang juga ikut dalam rombongan, melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev. Bahlil memastikan RI telah mendapatkan pasokan cadangan minyak mentah dan LPG dari Rusia.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pasar Karbon RI Ditargetkan Jalan di Juli 2026


Most Popular
Features