Tol di Padang Tambah Panjang, Ada Rencana Tembus Bukittinggi
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Hutama Karya (Persero)Â mendukung pengembangan proyek infrastruktur jalan tol strategis di Sumatra Barat. Menurut rencana Tol Padang-Sicincin akan diteruskan hingga Bukittinggi.
Proyek Jalan Tol Padang-Sicincin merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Kota Padang dengan Sicincin. Tol ini merupakan jaringan utama Tol Padang-Pekanbaru.
Dalam akun media sosial Instagram Hutama Karya Toll Road @hutamakaryatollroad, dikutip Selasa (21/4/2026) disebutkan Tol ruas Bukittinggi-Sicincin memiliki panjang total 40 Km. Tol ini akan menghubungkan kawasan strategis Bukittinggi, Padang Panjang, hingga Sicincin.
Kehadiran ruas ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendukung integrasi jaringan Jalan Tol Trans Sumatra antara provinsi Sumbar dan Riau.
Namun ada tantangan dalam membangun proyek Tol Bukittinggi-Sicincin yaitu kondisi geografis wilayah yang dilalui. Ruas Bukittinggi-Sicincin direncanakan akan dilengkapi dengan 2 terowongan (tunnel) sepanjang 350 meter dan 5,5 Km. Ini berpotensi menjadikannya sebagai jalan tol dengan terowongan terpanjang di Jalan Tol Trans Sumatra.
Hingga saat ini Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang ±1.235 km, mencakup ruas yang beroperasi penuh maupun dalam tahap konstruksi. Ruas-ruas operasional di antaranya:
- Tol Bakauheni - Terbanggi Besar* (140 Km)
- Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (189 Km)
- Tol Palembang - Indralaya (22 Km)
- Tol Indralaya - Prabumulih (64 Km)
- Tol Betung - Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir - Tempino) (52,1 Km)
- Tol Bengkulu - Taba Penanjung (16,7 Km)
- Tol Pekanbaru - Dumai (132 Km)
- Tol Medan - Binjai (17 Km)
- Tol Binjai - Pangkalan Brandan (58 Km)
- Tol Pekanbaru - XIII Koto Kampar (55,4 Km)
- Tol Padang - Sicincin (35,4 Km)
- Tol Indrapura - Kisaran (48 Km)
- Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Sinaksak (91 Km)
- Tol Sigli - Banda Aceh Seksi 2-6 (49 Km)
source on Google [Gambas:Video CNBC]