Korea Utara Pamer Kekuatan Rudal, Korsel Langsung Gelar Rapat Darurat
Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Utara menembakkan sejumlah rudal balistik ke arah Laut Timur pada Minggu (19/4/2026), kata militer Korea Selatan dikutip dari Kantor Berita Yonhap.
Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan pihaknya telah mendeteksi rudal yang diluncurkan dari daerah Sinpho di Korea Utara sekitar pukul 6.10 pagi.
"Militer kami mempertahankan kesiapan yang kuat sambil berbagi informasi rudal balistik Korea Utara secara erat dengan pihak AS dan Jepang di tengah peningkatan pengawasan terhadap peluncuran tambahan," kata JCS.
Kantor Keamanan Nasional Kepresidenan Korea Selatan mengutuk peluncuran rudal balistik Korea Utara. Seoul menyebut aksi itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.
Kantor tersebut mengadakan pertemuan darurat yang dipimpin oleh Wakil Penasihat Keamanan Nasional Kim Hyun-jong untuk menganalisis dan menilai peluncuran rudal terbaru Korea Utara, kata juru bicara kepresidenan Kang Yu-jung dalam konferensi pers tertulis.
Korea Utara terakhir kali menembakkan rudal balistik jarak pendek pada 8 April. Korea Utara juga menembakkan proyektil tak dikenal pada hari sebelumnya, tetapi proyektil tersebut menghilang tak lama setelah ditembakkan.
Setelah serangkaian peluncuran rudal selama dua hari, media pemerintah Korea Utara mengatakan mereka menguji coba rudal balistik taktis yang dilengkapi dengan hulu ledak bom kluster. Negeri Kim Jong Un tersebut mengklaim bahwa rudal mereka dapat "menghancurkan target apa pun" dalam jangkauannya dengan daya ledak tertinggi.
Media pemerintah juga melaporkan bahwa Pyongyang melakukan uji coba sistem senjata elektromagnetik dan penyebaran bom tiruan berbahan serat karbon sambil memverifikasi keandalan tempur sistem rudal anti-pesawat jarak pendek bergerak.
(hsy/hsy) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]