MARKET DATA

Prabowo: Saya Paham Banyak Anggota Satgas PKH Diancam-Diintimidasi

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
10 April 2026 16:03
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara Serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/04/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto di kantor pusat Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/04/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Apresiasi itu disampaikan Prabowo dalam seremoni yang digelar di kantor pusat Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).



Sebelumnya saat menyampaikan laporan, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mewakili Kejagung menyerahkan uang sebesar Rp 11,42 triliun ke kas negara. Selaku Wakil Ketua Pengarah Satgas PKH, Burhanuddin juga mengatakan, Satgas PKH telah berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan baik sektor perkebunan sawit seluas 5.888.260,07 hektare dan sektor pertambangan 10.257,22 hektare.

"Untuk itu, atas nama pemerintah, atas nama negara dan bangsa, atas nama seluruh rakyat dan atas nama saya pribadi saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara, yang bekerja dalam Satgas PKH ini," ujar Prabowo.

Kepala negara lantas menyampaikan penghargaan yang sangat tinggi atas pengorbanan anggota Satgas PKH.

"Kita paham negara kita sangat luas secara fisik, untuk memeriksa, untuk mengaudit, untuk mengecek di lapangan, tidak mudah. Bagi kita, bagi elite yang ada di Jakarta, di ruangan AC, tidak bisa bayangkan, betapa sulitnya bekerja Satgas PKH ini," kata Prabowo.

"Dan saya mengerti saudara-saudara, saya mengerti, karena seorang presiden punya banyak mata dan telinga, saya paham banyak anggota Satgas PKH yang diancam, ada juga yang diintimidasi dan sebagainya," lanjut ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Lebih lanjut, Prabowo bilang, menjaga kekayaan negara dan menyelamatkan kekayaan negara adalah sungguh pekerjaan penuh kehormatan dan penuh kemuliaan. Namun tetap ada ironi.

"Ada di antara kita, harus kita akui, di antara birokrasi kita, di antara KL-KL kita, di antara lembaga-lembaga kita, institusi kita, ada pribadi-pribadi yang diberi tugas, diberi kehormatan oleh negara tapi memakai wewenang dan kekuasaannya justru untuk membantu mereka-mereka yang mencuri dari uang negara. Kita pahami," ujar Prabowo.

"Karena itu saya menghargai pekerjaan saudara. Saudara tergolong orang yang masih punya rasa tanggung jawab yang sangat besar kepada negara, bangsa, dan rakyat kita," lanjutnya.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Penampakan Tumpukan Uang Penyelamatan Keuangan Negara oleh Kejagung


Most Popular
Features