Ribuan warga Iran berkumpul untuk untuk memperingati 40 hari kematian Ali Khamenei di Teheran, Iran, Kamis (9/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Mereka berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin tertinggi Ali Khamenei, yang memerintah negara itu selama hampir empat dekade hingga kematiannya dalam serangan AS-Israel di awal perang Timur Tengah. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Dalam aksinya banyak warga Iran yang memegang potret mendiang revolusioner tersebut, termasuk di Urmia di barat laut, Gorgan di timur laut, dan ibu kota Teheran. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Penghormatan tersebut dimulai pukul 09.40 pagi warga setempat ketika Ali Khamenei terbunuh pada 28 Februari di kediamannya di Teheran, bersama dengan sejumlah tokoh senior Iran. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Serangan itu menandai awal perang Timur Tengah yang dengan cepat menyebar ke seluruh wilayah, dengan Iran membalas kepentingan AS di Teluk dan menyerang Israel. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Karena perang, pemakaman kenegaraan belum dilaksanakan untuk mendiang pemimpin tersebut. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Putranya, Mojtaba Khamenei, telah menggantikannya, tetapi ia belum terlihat di depan umum sejak sebelum perang, dan tampaknya tidak mungkin ia akan hadir dalam upacara yang diadakan di seluruh Iran pada hari Kamis. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)