MARKET DATA

Purbaya Ancam Kementerian: Jangan Belanja Ngawur!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
07 April 2026 07:25
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya akan memantau ketat kinerja belanja anggaran kementerian/lembaga (K/L). Dia meminta kementerian/lembaga (K/L) untuk belanja sesuai kebutuhan dan programnya.

Jika K/L tidak mematuhi peringatan ini, Purbaya menegaskan dirinya akan memberikan peringatan dan tidak akan melakukan pencairan anggaran terhadap belanja yang ngawur.

"Kita akan melihat terus dari waktu ke waktu. Jadi saya akan lihat, kalau belanjanya yang ngawur-ngawuran, kan pasti ada itu. Nanti kita kasih peringatan kementerian/lembaga terkait, dan kalau diteruskan kita bisa kasih peringatan bahwa (belanja) yang ini tidak akan saya bayar," tegas Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Adapun, langkah ini adalah bagian dari pengetatan anggaran di tengah gejolak eksternal saat ini. Purbaya pun menegaskan hal ini sudah dilakukan sejak 2025. Dengan kebijakan ini, Purbaya melihat belanja K/L lebih terkontrol.

Pada 2025 pun, dia mengungkapkan pemerintah mampu menjaga defisit APBN hingga tetap di bawah batas 3%, yakni 2,91%. Hal ini berkat kedisiplinan fiskal yang dilakukannya.

Dia pun mengatakan, dari hasil audit APBN 2025 yang dilakukan BPK, defisit fiskal bisa lebih rendah dari pengumuman awal, yakni 2,8%.

"Kalau Anda lihat dari defisit APBN kan waktu itu umumkan di 2,91% di 2025, ternyata sekarang ada indikasi defisitnya lebih bagus dari itu, mungkin di kisaran 2,8% sekarang lagi di audit oleh BPK, tapi kelihatannya ke sana," ujarnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Tegas ke Kementerian Lain: Belanja Jelek, Potong Anggaran!


Most Popular
Features