MARKET DATA

Ambil Alih PNM dari Danantara, Purbaya Mau Bentuk Bank UMKM

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
06 April 2026 16:00
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana besar dibalik pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari BPI Danantara sebagai BUMN pemerintah selama ini.

Ia mengatakan, pengambilalihan PNM itu sebagai badan yang di kelola badan layanan umum Kementerian Keungan untuk ditransformasi menjadi bank khusus UMKM.

"Jadi PNM akan menjadi bank yang mungkin di bawah PT SMI atau PIP, di bawah kita, dia akan menyalurkan KUR (kredit usaha rakyat)," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, konsep pembentukan bank khusus UMKM untuk optimalisasi penyaluran KUR menjadi penting karena selama ini pemerintah telah menyalurkan dana KUR Rp 40 triliun ke sejumlah bank namun tak ada UMKM yang naik kelas dengan signifikan.

"Kita punya KUR bertahun-tahun tapi kenapa UMKM yang naik kelas betul-betulan enggak ada, bahkan banyak yang komplain KUR nya susah, yang dapat itu-itu saja," tegas Purbaya.

"Dan KUR yang lewat bank-bank itu kan saya bayar bunga tuh sampai 18%, uangnya hilang setiap tahun Rp 40 triliun," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia mengatakan, ketika nantinya PNM sudah dialihkan Danantara ke BLU Kementerian Keuangan, pagu alokasi KUR yang selama ini senilai Rp 40 triliun rutin disalurkan ke perbankan penyalur akan dialihkan sebagai dana bergulir tiap tahun ke Bank UMKM itu.

"Jadi anggaran saya enggak bertambah tapi dia pinjamkan sebagai dana bergulir dengan bunga murah, jadi Rp 40 triliunnya enggak hilang," kata Purbaya.

Purbaya memastikan, dengan mekanisme ini, Bank UMKM ini nantinya akan menjadi bank besar dengan modal yang setara bank besar, dan mampu menyalurkan KUR dengan optimal untuk membuat ekosistem pengembangan UMKM secara terintegrasi.

"Kalau saya injek ke situ 4 tahun, 5 tahun berturut-turut, dia sudah jadi satu bank yang punya modal Rp 200 triliun, itu sudah bank besar. Nanti setelah itu kita akan ubah menjadi bank UMKM dan kita bangun juga ekosistem yang mendukung UMKM secara terintegrasi ada penasihatnya, pelatihannya, pemasarannya, penjamin kreditnya, dan lain-lain," tutur Purbaya.

Purbaya mengaku sudah melaporkan konsep ini ke Presiden Prabowo Subianto dan telah mendapat lampu hijau untuk menjalankannya. Kini, konsepnya sedang tahap perundingan dengan Danantara.

"Jadi kalau boleh didukung oleh Komisi XI saya akan eksekusi itu dan saya sudah lapor ke Pak Presiden dia bilang kalau bagus jalankan saja, tapi kita masih berunding dengan Danantara, mohon dukungannya," ungkap Purbaya.

(arj/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Pemerintah & DPR Setujui Guyur PMN Rp14,4 Triliun Untuk BUMN


Most Popular
Features