MARKET DATA
Internasional

12 Update Perang di Arab: Trump Ancam Iran Jadi "Neraka" Hari Selasa

sef,  CNBC Indonesia
06 April 2026 12:01
Presiden AS Donald Trump mengambil bagian dalam pengumuman piagam untuk inisiatif Dewan Perdamaiannya yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik global, bersamaan dengan Forum Ekonomi Dunia (WEF) ke-56, di Davos, Swiss, 22 Januari 2026.
Foto: Presiden AS Donald Trump (REUTERS/Denis Balibouse)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang di jazirah Arab, Timur Tengah, masih terus terjadi. Sejumlah perkembangan muncul sejak akhir pekan hingga Senin (6/4/2026).

Lalu bagaimana updatenya? Berikut rangkuman CNBC Indonesia:

1.Krisis Gas di Iran

Pemadaman gas melanda beberapa bagian Teheran, ibu kota Iran. Ini setelah serangan terhadap sebuah universitas dilakukan AS-Israel.

Menurut penyiar negara Iran, IRIB, beberapa serangan terhadap daerah pemukiman di ibu kota Iran juga terjadi. Belum diketahui berapa korban jiwa karena hal ini.

2.Serangan Baru ke Negara Arab

Serangan ke negara-negara Arab masih berlangsung. Salah satunya terjadi di Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA).

Di Kuwait misalnya, tentara mengatakan pertahanan udaranya bekerja untuk mencegat rudal dan drone yang ditembakkan ke wilayah negara Teluk tersebut, Senin. Kementerian pertahanan UEA juga mengatakan pertahanan udaranya menanggapi serangan rudal dan drone.

3.Serangan Hizbullah Terhadap Israel

Kelompok militan Lebanon Hizbullah mengatakan telah menembakkan rentetan roket ke Israel, menargetkan kota-kota di utara.

Lebanon semakin terseret ke dalam konflik sejak Hizbullah yang didukung Iran kembali menargetkan Israel.

4.Patokan Harga US$110

Harga minyak mentah dibuka lebih tinggi pada hari Senin karena perang di Timur Tengah terus menekan pasokan energi global. Minyak mentah Brent Laut Utara naik 1,16% menjadi US$110,30 per barel sementara patokan AS West Texas Intermediate naik 1,86% menjadi US$113,62 per barel.

5.Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 15 Orang

Serangan Israel di Lebanon menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Minggu. Serangan itu juga melukai 39 orang.

Menurut kementerian kesehatan Lebanon, salah satu serangan Israel di Beirut pada hari Minggu menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 52 orang di lingkungan Jnah. Sementara serangan yang menargetkan sebuah gedung apartemen di kota Ain Saadeh di timur Beirut menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya.

Serangan di kota Kfar Hatta di selatan, jauh dari perbatasan dengan Israel, menewaskan tujuh orang. Termasuk seorang gadis berusia empat tahun.

6.Trump Ancam Iran Jadi "Neraka" Selasa

Presiden AS Donald J. Trump, mengeluarkan ancaman menjadikan Iran "neraka", pada Minggu. Trump memperingatkan Teheran bahwa mereka memiliki waktu hingga Selasa malam untuk membuka kembali Selat Hormuz atau AS kan "membumihanguskan" seluruh pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut.

Ancaman keras ini disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social miliknya dengan menegaskan bahwa militer Amerika siap melakukan tindakan ekstrem jika tuntutannya tidak segera dipenuhi. Trump menggeser tenggat waktu yang sebelumnya hari Senin menjadi Selasa malam dalam unggahan yang sangat agresif tersebut.

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat Sialan itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka - LIHAT SAJA! Puji Tuhan. Presiden DONALD J. TRUMP," tulis Trump mengutip The Guardian.

Trump kemudian mempertegas batas waktu serangannya dalam unggahan susulan di hari yang sama. Ia memberikan detail waktu yang sangat spesifik bagi otoritas Iran untuk segera tunduk pada kemauan Washington atau menghadapi kehancuran total infrastruktur nasional mereka.

"Selasa, 8:00 malam Waktu (Pantai) Timur!" tambah Trump dalam unggahan selanjutnya untuk memperjelas durasi ultimatum tersebut.

Hal 2 Respons Iran>>>>

7.Respons Iran ke "Neraka" Trump

Komando militer pusat Iran memperingatkan pembalasan "jauh lebih menghancurkan" jika musuh-musuhnya menyerang target sipil. Hal ini dikatakan seorang juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, sebagaimana dimuat AFP dari IRIB.

"Jika serangan terhadap sasaran sipil terulang, tahap selanjutnya dari operasi ofensif dan pembalasan kami akan jauh lebih dahsyat dan meluas," katanya Selasa.

Sebelumnya Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran. Ancaman diberikan jika Iran tidak mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Teluk bagi pelayaran.

Ketua parlemen Iran yang berpengaruh memperingatkan Trump. Ia menyebutkan bahwa Trump membuat "langkah-langkah sembrono"nya akan berarti "seluruh wilayah kita akan terbakar".

8.Gedung Perumahan Israel Kena Rudal

Militer dan petugas medis Israel mengatakan sebuah rudal yang ditembakkan dari Iran menghantam sebuah gedung perumahan di kota Haifa di utara. Kejadian ini melukai empat orang.

9.Pilot Jet Tempur F-15 AS yang Ditembak Iran

Trump mengatakan seorang pilot yang hilang dari pesawat tempur F-15 AS yang jatuh telah ditemukan dalam operasi penyelamatan yang "berani" dan "ajaib". Meski demikian, militer Iran mengatakan operasi Amerika tersebut telah "sepenuhnya digagalkan".

Trump, dalam sebuah unggahan di media sosial, mengatakan "puluhan" pesawat AS ikut serta dalam operasi penyelamatan. Ia mengatakan awak pesawat tersebut "terluka parah".

Media berita AS melaporkan bahwa pasukan komando Amerika telah dikerahkan jauh ke wilayah Iran untuk menyelamatkan pilot yang jatuh tersebut. Militer Iran mengatakan operasi AS menggunakan bandara yang ditinggalkan di provinsi Isfahan selatan.

10.OPEC+ Naikkan Kuota

Kartel minyak OPEC+ setuju untuk kembali meningkatkan kuota produksi minyak, sebesar 206.000 barel per hari mulai Mei. Peringatan menyebutkan bahwa perbaikan fasilitas energi yang rusak akibat serangan baru-baru ini sangat mahal dan "membutuhkan waktu lama", berpotensi berdampak pada pasokan minyak global hingga masa depan.

11.Bandara Iran Terkena Serangan

Serangan udara AS-Israel menghantam bandara internasional Qasem Soleimani di barat daya Iran. Namun media pemerintah tak menyebutkan apakah ada korban.

12.Paus Menyerukan Perdamaian

Paus Leo XIV mendesak "mereka yang memiliki kekuasaan untuk melancarkan perang" untuk "memilih perdamaian". Ini dikatakannya dalam berkat Paskah pertamanya sebagai Paus.

"Kita semakin terbiasa dengan kekerasan, pasrah menerimanya, dan menjadi acuh tak acuh. Acuh tak acuh terhadap kematian ribuan orang," katanya kepada kerumunan di Basilika Santo Petrus.



Most Popular
Features