Update Korban Perang AS-Israel VS Iran di Banyak Negara
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang di kawasan Timur Tengah terus meluas setelah serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sejak saat itu, konflik bersenjata menyebar ke berbagai negara di kawasan dan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Data yang dihimpun kantor berita AFP menunjukkan korban tewas dilaporkan di sejumlah negara, mulai dari Iran hingga kawasan Teluk. Namun, angka-angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen karena adanya pembatasan pelaporan di beberapa wilayah konflik.
Angka korban didasarkan pada data yang dirilis oleh pemerintah, militer, otoritas kesehatan, serta organisasi penyelamat di negara-negara terdampak. Berikut rincian korban jiwa yang dilaporkan dari berbagai negara di Timur Tengah per Rabu (11/3/2026).
Iran
Kementerian Kesehatan Iran pada 8 Maret melaporkan lebih dari 1.200 orang tewas akibat serangan yang terjadi selama konflik berlangsung. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 korban merupakan perempuan dan 200 lainnya anak-anak di bawah usia 12 tahun. Selain itu, lebih dari 10.000 warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka.
Yayasan Urusan Martir dan Veteran milik pemerintah Iran pada Kamis menyebut jumlah korban tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel telah meningkat menjadi 1.230 orang. Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Iran melaporkan 787 korban tewas pada 3 Maret.
Sementara itu, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS memberikan estimasi lebih tinggi. Pada 9 Maret, organisasi tersebut menyebut sedikitnya 1.761 orang telah tewas, termasuk 1.245 warga sipil. Dari jumlah itu, setidaknya 194 merupakan anak-anak. Selain itu, 189 korban adalah personel militer dan 327 lainnya belum diklasifikasikan.
Israel
Di pihak Israel, petugas tanggap darurat dan otoritas negara melaporkan total 14 orang tewas sejak awal konflik. Serangan rudal yang diluncurkan Iran disebut menewaskan 12 orang, termasuk empat anak di bawah umur.
Militer Israel juga melaporkan dua tentaranya tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan, menambah total korban di pihak negara tersebut.
Lebanon
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan 486 orang tewas dan 1.313 lainnya terluka selama sepekan serangan yang terjadi di negara tersebut.
Sebelumnya, laporan pada Minggu menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 394 orang, termasuk 83 anak-anak dan 42 perempuan. AFP menyatakan belum dapat melihat rincian lebih lanjut dari angka terbaru tersebut.
Militer Lebanon juga mengonfirmasi tiga tentaranya tewas. Sementara kelompok bersenjata Hizbullah hingga kini belum mengumumkan jumlah kerugiannya.
Negara-Negara Teluk
Di kawasan Teluk, otoritas negara setempat dan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melaporkan total 24 orang tewas sejak serangan Iran dimulai. Sebagian besar korban merupakan personel militer atau aparat keamanan, termasuk tujuh anggota militer AS, serta 11 warga sipil.
Di Kuwait, militer dan kementerian kesehatan melaporkan enam korban tewas, terdiri dari dua tentara Kuwait, dua penjaga perbatasan, dan dua warga sipil, termasuk seorang anak perempuan berusia 11 tahun.
Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) juga melaporkan enam kematian, termasuk empat warga sipil dan dua personel militer yang tewas akibat kecelakaan helikopter yang dipicu kerusakan teknis.Â
Di Arab Saudi, otoritas pertahanan sipil melaporkan dua warga sipil tewas. Sedangkan Bahrain mencatat dua korban jiwa, dan Oman melaporkan seorang pelaut tewas di laut. Adapun Qatar menyatakan 16 orang mengalami luka-luka, namun tidak ada laporan korban meninggal.
Irak
Kelompok pejuang pro-Iran di Irak menyatakan 20 anggotanya tewas akibat serangan udara yang mereka tuduhkan dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat.
Di wilayah otonom Kurdistan Irak, otoritas setempat melaporkan seorang penjaga bandara tewas akibat serangan pesawat tak berawak di bandara Erbil. Selain itu, sedikitnya dua pejuang Kurdi Iran juga tewas dalam serangan yang dilancarkan Iran.
Yordania
Di Yordania, militer melaporkan 14 orang terluka akibat puing-puing rudal dan pesawat tak berawak Iran yang jatuh di berbagai wilayah negara tersebut.
Juru bicara militer Yordania Brigadir Jenderal Mustafa al-Hiyari mengatakan tidak ada laporan korban jiwa di negara itu.
Suriah
Media pemerintah Suriah melaporkan delapan orang terluka akibat reruntuhan yang jatuh dari baku tembak antara Iran dan Israel pada Senin.Â
Insiden tersebut terjadi ketika sistem pertahanan udara dan rudal dari kedua pihak saling berhadapan di wilayah udara kawasan tersebut.
Konflik yang terus meluas ini meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap potensi eskalasi perang regional yang lebih besar di Timur Tengah.
source on Google [Gambas:Video CNBC]