MARKET DATA

Seminggu Sebelum Lebaran, 7,2 Juta Wajib Pajak Sudah Isi SPT

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
11 March 2026 12:15
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mampang Prapatan membuka layanan pojok pajak di lobi Gedung Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mampang Prapatan membuka layanan pojok pajak di lobi Gedung Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu mencatat pada pekan kedua Maret 2026, sebanyak 7.205.109 wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Berdasarkan data DJP Kementerian Keuangan, per tanggal 10 Maret 2026 rinci WP OP Karyawan yang telah melapor sebanyak 6.400.602 WP OP Non Karyawan 649.033 untuk tahun buku Januari hingga Desember 2025.

Adapun, pelapor SPT Tahunan Badan sebanyak 150483 dalam kurs rupiah dan dalam kurs dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 119.

Sementara pelapor SPT Tahunan wajib pajak beda tahun buku sebanyak WP badan 1.251 pelapor dengan kurs rupiah dan WP badan dengan 21 pelapor menggunakan kurs dolar AS.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto membuka opsi perpanjangan masa pelaporan SPT Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi. Perpanjangan ini mengingat batas akhir pelaporan bertepatan dengan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

Ia mengatakan, evaluasi akan dilakukan sekitar satu minggu sebelum lebaran. Jika grafik pelaporan menunjukkan tren peningkatan, maka batas waktu pelaporan kemungkinan sesuai dengan jadwal.

"Kita lihat seminggu sebelum lebaran. Kalau grafiknya (pelaporan) bisa naik, kemungkinan akan stay as it is ya batas WP OP," ujar Bimo kepada pewarta di menara Dhanapala, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Kendati demikian, Bimo menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi apabila diperlukan perpanjangan masa pelaporan.

Ia menambahkan, usulan tersebut nantinya juga akan terlebih dahulu disampaikan kepada Menteri Keuangan untuk mendapatkan persetujuan.

"Tapi kita juga sudah siap antisipasi tergantung level of confidence kita ketika satu minggu sebelum lebaran. Nanti akan saya sampaikan ke Pak Menteri dulu untuk minta izin," ujarnya.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos Pajak: Baru 3,1 Juta Warga RI Terdaftar di Coretax


Most Popular
Features