MARKET DATA
Internasional

Arab Saudi Dihujani Rudal-Serangan Drone, Menhan Minta Iran Hati-Hati

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
07 March 2026 14:53
Workers evacuate area around Saudi Aramco's Ras Tanura oil refinery as smoke rises following a reported Iranian drone strike, in Ras Tanura, Saudi Arabia, in this still image obtained from social media video released on March 2, 2026. Social Media/via REUTERS  THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES. NEWS USE ONLY. VERIFICATION: Reuters verified the location from the buildings, trees and the smoke stacks seen in the video, which matched satellite imagery of the area. The date was verified from an official statement from Aramco saying it had shut the facility down after a drone strike on March 2. No older versions of the videos were found posted online before March 2. Coordinates: 26.70322602981727, 50.090750650948635.
Foto: via REUTERS/Social Media

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman mendesak Iran menghindari kesalahan perhitungan, menyusul peluncuran rudal dan drone di kerajaan tersebut.

AFP melaporkan dalam serangkaian pernyataan pada Sabtu pagi (7 Maret 2026), Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan telah menggagalkan peluncuran rudal berulang kali di pangkalan udara yang menampung personel militer AS dan serangan drone di ladang minyak utama.

Adapun Iran terus melancarkan serangan di seluruh Teluk, seminggu setelah serangan AS-Israel terhadap republik Islam tersebut memicu perang regional.

Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia, melaporkan setidaknya dua serangan drone awal pekan ini yang menargetkan kilang Ras Tanura di timur.

Pangeran Khalid dalam unggahannya di media sosial X setelah bertemu dengan Kepala Militer Pakistan menyebutkan keduanya telah "membahas serangan Iran terhadap Kerajaan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikannya".

"Kami menekankan bahwa tindakan tersebut merusak keamanan dan stabilitas regional dan menyatakan harapan bahwa pihak Iran akan menggunakan kebijaksanaan dan menghindari kesalahan perhitungan," tambahnya, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Sebelumnya unggahan Kementerian Pertahanan di X menyebutkan, "sebuah rudal balistik yang diluncurkan ke arah Pangkalan Udara Pangeran Sultan" di tenggara ibu kota Riyadh "dicegat dan dihancurkan".

Kantor Berita Saudi (SPA) kemudian melaporkan serangan rudal lain di pangkalan yang sama, menyatakan serangan itu juga dicegat, mengutip juru bicara kementerian pertahanan.

Kantor berita itu juga melaporkan serangkaian serangan drone yang menargetkan ladang minyak Shaybah di dekat perbatasan Uni Emirat Arab. Drone tersebut "dicegat dan dihancurkan".

Dalam insiden terpisah, sebuah drone dicegat di timur Riyadh, menurut kementerian pertahanan.

(dce) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Usai Terima Ancaman Iran, Trump Cari Dukungan dari Israel


Most Popular
Features