MARKET DATA

Harga Barang Impor Lebaran Belum Naik Walau Biaya Logistik Lompat

Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia
06 March 2026 21:35
Teluk Oman dan wilayah Makran (C) di Iran selatan dan Pakistan barat daya, serta Selat Hormuz (L) dan pantai utara Oman (bawah). (AFP/-)
Foto: (AFP/-)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan kebutuhan barang impor untuk perayaan Idulfitri tahun ini tidak terdampak lonjakan biaya logistik global yang terjadi akibat konflik di Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, sebagian besar barang impor untuk kebutuhan Lebaran sudah lebih dulu masuk ke Indonesia sebelum eskalasi perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat terjadi pada akhir Februari lalu.

"Belum, belum. Ini kan masih stok yang kemarin yang sudah masuk," kata Airlangga saat ditemui di Mal Senayan City, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Seperti diketahui, biaya logistik global belakangan mengalami kenaikan setelah konflik di Timur Tengah memicu penutupan Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dari kawasan Teluk ke berbagai negara.

Penutupan jalur strategis tersebut mendorong lonjakan harga minyak dunia. Kenaikan harga energi kemudian berdampak langsung pada biaya transportasi dan logistik internasional.

Meski demikian, Airlangga menegaskan harga barang impor yang masuk ke pasar domestik hingga kini masih relatif stabil.

"Masih aman," pungkasnya.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Beri Sinyal Diskon Tol 20% Tak Cuma di Nataru 2025/2026


Most Popular
Features