MARKET DATA

Andai Perang Dunia Meletus, Waspada RI Rentan Alami Krisis Energi

Verda Nano,  CNBC Indonesia
05 March 2026 20:15
Daftar Negara yang Paling Bergantung pada Selat Hormuz, AS Justru Aman
Foto: / Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menilai Indonesia berpotensi menghadapi krisis energi jika terjadi konflik global atau bahkan perang dunia. Menurut dia, krisis berpotensi terjadi lantaran ketahanan energi nasional yang masih rentan akibat tingginya ketergantungan pada impor minyak. Sehingga ketika terjadi gangguan pasokan global, dampaknya dapat langsung terasa pada ketersediaan BBM di dalam negeri.

"Cadangan energi Indonesia rentan. Itu kenapa krisis minyak bisa picu stok BBM langka," kata Bhima kepada CNBC Indonesia, Kamis (5/3/2026).

Meski demikian, Bhima menilai solusi dengan meningkatkan cadangan energi hingga tiga bulan bukanlah jawaban untuk memperkuat ketahanan energi. Pasalnya, Indonesia masih sangat bergantung pada impor minyak.

"Akar masalahnya kan kita impor minyak dan rentan fluktuasi harga. Opsinya justru percepatan elektrifikasi di sistem transportasi dan transisi energi," kata Bhima.

Ia lantas mendorong pemerintah untuk memperluas penggunaan transportasi publik berbasis listrik, seperti bus listrik di berbagai daerah. Sementara itu, penggunaan kendaraan pribadi berbahan bakar minyak perlu secara bertahap dikurangi.

"Yang penting transport publiknya murah dan nyaman, orang bergeser juga," tambahnya.

Di sisi lain, percepatan pengembangan energi terbarukan di sektor pembangkit listrik juga menjadi langkah penting. Mengingat, Indonesia memiliki potensi besar dari sumber energi bersih.

"Khawatir kalau kita tetap fokus ke impor minyak dan bbm, ketahanan energi tetap rapuh. Jepang itu rumah tangga nya pakai panel surya dengan total kapasitas 100 GW. Jadi Jepang memang punya oil reserves 254 hari, tapi energi terbarukan juga besar," ujar Bhima.

(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ketahanan Energi RI Tercatat 'Tahan', Segini Angkanya..


Most Popular
Features